Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan bersama UKP Bidang Musik, Generasi Muda, dan Pekerja Seni, Yovie Widianto, serta selebritas Raffi Ahmad di Kantor Sekretariat Kabinet pada Rabu (18/3/2026). (foto: raffinagita1717/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Pertemuan yang digelar di Kantor Sekretariat Kabinet pada Rabu (18/3/2026) berlangsung sekitar dua jam, dengan diskusi yang berfokus pada penguatan koordinasi lintas sektor dan berbagai isu kreatif yang berpotensi meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.
Salah satu topik utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah usulan untuk menjadikan Bahasa Indonesia bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai modal kreatif yang mendukung kekuatan identitas bangsa.
Teddy Indra Wijaya menekankan bahwa Bahasa Indonesia harus bisa mendunia, seperti halnya bahasa-bahasa dari negara lain yang telah mencuri perhatian dunia melalui seni dan budaya.
"Bahasa Indonesia harus memiliki daya tarik global, seperti yang kita lihat dengan bahasa Korea atau Mandarin. Kata-kata dari bahasa mereka seperti 'Saranghae' (aku cinta kamu) dalam Bahasa Korea, atau 'Xièxie' (terima kasih) dalam Bahasa Mandarin, sudah sangat dikenal di seluruh dunia," ujar Teddy dalam keterangannya melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Teddy menjelaskan, bahasa Indonesia harus dapat diperkenalkan ke dunia melalui seni, film, dan musik.
Hal ini diharapkan dapat mengubah perspektif dunia terhadap Bahasa Indonesia, tidak hanya sebagai bahasa komunikasi, tetapi juga sebagai bahasa yang memiliki pengaruh budaya.
Ia berpendapat bahwa dengan kesuksesan film dan musik Indonesia di tingkat internasional, Bahasa Indonesia bisa semakin dikenal dan dihargai.
"Melalui seni, film, dan musik, kita dapat mengenalkan Bahasa Indonesia kepada dunia. Ada ratusan ribu kata dalam Bahasa Indonesia, dan saya yakin ada beberapa kata yang bisa menjadi simbol global. Kita harus memperkenalkan pengaruh budaya kita lebih luas lagi," tambahnya.
Selain membahas tentang bahasa, pertemuan ini juga mencakup pembahasan terkait pengembangan ekonomi kreatif melalui musik dan seni.
Yovie Widianto dan Raffi Ahmad, yang merupakan sosok penting di dunia hiburan Indonesia, turut memberikan masukan tentang bagaimana sektor musik dan seni dapat lebih berperan dalam memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional.
"Diskusi yang produktif ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor kreatif. Kita berharap, melalui langkah-langkah strategis, sektor kreatif Indonesia bisa semakin berkembang dan memberi kontribusi besar terhadap ekonomi nasional," ungkap Teddy.