Skenario Konstitusi Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK: Ini Alur Penggantian dan Sosok Potensial
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
JAKARTA— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi yang melibatkan pejabat di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Penggeledahan yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (13/3) hingga Minggu (15/3) itu berfokus pada rumah dan kantor Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, serta rumah dan kantor Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR) Kabupaten Rejang Lebong.
Hasil penggeledahan itu, seperti yang disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menemukan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai senilai Rp 1 miliar yang diduga terkait dengan praktik korupsi dalam penanganan proyek di daerah tersebut.Baca Juga:
Uang tersebut ditemukan di rumah Kepala Dinas PUPR, Hary Eko Purnomo.
"Selain uang tunai, penyidik juga menyita dokumen-dokumen penting dan barang bukti elektronik lainnya," ungkap Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (16/3).
Penggeledahan tersebut adalah bagian dari upaya KPK mengungkap dugaan suap yang melibatkan Bupati Fikri, yang pada tahun 2025-2030 menjabat sebagai bupati Rejang Lebong.
Dalam perkara ini, Fikri bersama sejumlah pejabat dan kontraktor diduga terlibat dalam pengaturan lelang proyek di Dinas PUPR, dengan nilai proyek mencapai Rp 91,13 miliar.
Menurut keterangan KPK, Fikri diduga menerima suap total Rp 1,7 miliar dari beberapa kontraktor terkait pengaturan proyek yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Proyek tersebut meliputi pembangunan jalur pedestrian, drainase, hingga pembangunan kawasan stadion sepakbola. Pemberian suap diduga diberikan secara bertahap melalui perantara yang terlibat dalam proyek-proyek tersebut.
Terkait dengan kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka, yakni:
1. Muhammad Fikri Thobari (Bupati Rejang Lebong),
2. Hary Eko Purnomo (Kepala Dinas PUPR),
3. Irsyad Satria Budiman (kontraktor dari PT Statika Mitra Sarana),
4. Edi Manggala (kontraktor dari CV Manggala Utama),
5. Youki Yusdiantoro (kontraktor dari CV Alpagker Abadi).
Pada kesempatan yang sama, KPK juga mengungkapkan dugaan praktik ijon atau permintaan fee proyek yang melibatkan Fikri dan sejumlah pihak lainnya.
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyoroti keberadaan sejumlah dokumen terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi) yang disebut
POLITIK
MUARASABAK Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Sabak terus meningkatkan pengawasan keselamatan dan keamanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah telah menuntaskan kewajiban pembayaran obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI) sen
EKONOMI
JAKARTA Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JATINANGOR Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) terpilih menerima Program Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD. Selain mendapatka
PENDIDIKAN
MEDAN Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa tantangan baru bagi pelaku seni, akademisi hingga fotografe
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Unit VI Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial AN (30) yang diduga terlibat kasus penggelapa
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Polisi menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang telah diburu hampir dua bulan. Pelaku bernama Yogi Wardani (32) ditangkap d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang warga Deli Serdang, Indrayani, mengadukan sejumlah penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (
HUKUM DAN KRIMINAL