Prabowo Apresiasi Inovasi BRIN, Genteng dan Sepatu dari Limbah Sawit Jadi Sorotan
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai hasil riset dan inovasi yang dipamerkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
NASIONAL
MEDAN — Dalam masyarakat Batak, marga bukan sekadar nama keluarga, melainkan identitas penting yang diwariskan melalui garis keturunan ayah.
Namun, dalam kondisi tertentu, orang dari luar suku Batak juga dapat memperoleh marga melalui proses adat yang disebut mangain.
Tradisi ini umumnya dilakukan dalam pernikahan antar suku, ketika salah satu pasangan bukan berasal dari Batak.Baca Juga:
Tujuannya adalah agar orang tersebut dapat masuk ke dalam sistem kekerabatan dan memiliki posisi yang jelas dalam adat Batak.
Dosen dan peneliti budaya Batak, Rytha Tambunan, menjelaskan bahwa praktik mangain masih terus dijalankan hingga saat ini sebagai bagian dari mekanisme adat untuk menerima anggota baru ke dalam komunitas Batak.
"Orang-orang dari luar, dari Eropa kawin dengan orang Batak, dibikin marganya," ujar Rytha.
Ia menegaskan bahwa marga sangat penting dalam adat Batak karena seluruh struktur sosial dan pelaksanaan upacara adat bergantung pada posisi seseorang dalam sistem kekerabatan.
"Kalau tidak ada marganya, tidak masuk ke dalam struktur itu," katanya.
Dalam tradisi Batak, struktur sosial dikenal dengan konsep Dalihan Na Tolu, yang terdiri dari hula-hula, boru, dan dongan tubu.
Setiap orang dalam kegiatan adat harus memiliki kedudukan yang jelas dalam struktur tersebut.
Karena itu, seseorang yang berasal dari luar Batak perlu terlebih dahulu memperoleh marga agar dapat diakui dalam sistem adat.
Proses mangain dilakukan melalui kesepakatan keluarga yang mengangkat seseorang menjadi bagian dari marga tertentu.
Setelah disepakati, pemberian marga dilakukan melalui prosesi adat yang melibatkan keluarga besar dan unsur kekerabatan.
Sejak saat itu, orang yang menerima marga memiliki hak dan kewajiban adat yang sama dengan anggota marga lainnya.
"Sekarang bisa mengadopsi marga," ujar Rytha.
Sejumlah penelitian akademik juga mencatat bahwa mangain banyak terjadi dalam perkawinan lintas etnis.
Tradisi ini menjadi cara masyarakat Batak menjaga keberlangsungan sistem kekerabatan di tengah perubahan sosial.
Bagi masyarakat Batak, marga tidak hanya berfungsi sebagai penanda garis keturunan, tetapi juga identitas sosial yang menghubungkan seseorang dengan jaringan keluarga yang luas.
Karena itu, pemberian marga kepada orang non-Batak bukan sekadar simbol penerimaan, tetapi juga mekanisme adat untuk memasukkan seseorang ke dalam kehidupan sosial dan budaya Batak yang telah diwariskan turun-temurun.*
(d/ad)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai hasil riset dan inovasi yang dipamerkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menjajal langsung ketahanan genteng komposit hasil inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saa
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) tengah menelusuri dugaan pelanggaran etik terkait komentar bernada tidak berempati yang dilakuk
NASIONAL
JAKARTA Polres Metro Jakarta Selatan terus menyelidiki temuan ratusan senjata di salah satu yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (7/8/2026). IHSG berada di zona hijau setelah naik
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Mata uang Garuda berada
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Berdasarkan lama
EKONOMI
NIAS UTARA Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Af
PEMERINTAHAN
JAKARTA Beredarnya makalah yang mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk nominasi Nobel Perdamaian 2026 dengan mencatut nama P
NASIONAL
JAKARTA Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dijadwalkan memeriksa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (FA) hari ini, Jumat (7/8/2026). Febrie
HUKUM DAN KRIMINAL