BREAKING NEWS
Jumat, 09 Oktober 2026

Rico Waas Ingatkan Budaya Melayu Terancam Punah, Generasi Muda Diminta Tak Melupakan Warisan Daerah

Abyadi Siregar - Jumat, 09 Oktober 2026 10:02 WIB
Rico Waas Ingatkan Budaya Melayu Terancam Punah, Generasi Muda Diminta Tak Melupakan Warisan Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam pembukaan Pekan Budaya Daerah Kota Medan 2026 di Lapangan Benteng Medan, Kamis malam, 8 Oktober 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Selama tiga hari pelaksanaan, Pekan Budaya Daerah menghadirkan beragam pertunjukan, perlombaan, dan kegiatan kebudayaan.

Sejumlah agenda yang digelar meliputi Menegakkan Keris, Berbalas Pantun Melayu, Kuliner Nasi Hadap-Hadapan Multietnis, Tari Kreasi Zapin Melayu, Kampung Budaya, serta Estafet Egrang antarpelajar SMP se-Kota Medan.

Kegiatan ini juga melibatkan pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Selain menjadi ruang pertunjukan, acara tersebut dirancang untuk memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda melalui kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif.

Rico mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan bersama para tokoh budaya untuk terus memperkenalkan dan mempromosikan kesenian daerah.

Perhatian khusus, kata dia, perlu diberikan kepada kesenian yang mulai jarang ditampilkan dan berisiko terlupakan.

Ia juga meminta para tokoh kebudayaan dilibatkan dalam menyusun rencana kegiatan pada tahun-tahun berikutnya.

Dengan begitu, pelestarian budaya tidak berhenti pada satu perhelatan, tetapi menjadi program yang berkelanjutan.

"Kami minta dituliskan apa yang perlu dan penting agar nantinya acara-acara kebudayaan kita benar-benar bisa dirasakan dan tetap bisa eksis di dunia modern seperti ini," ujarnya.

Menurut Rico, upaya pelestarian budaya tidak seharusnya hanya berfokus pada seni kontemporer atau tarian yang sedang populer.

Kesenian tradisional yang memiliki nilai sejarah maupun kesakralan juga perlu memperoleh ruang untuk ditampilkan dan diwariskan.

"Jangan sampai kebudayaan kita terkikis satu per satu hingga akhirnya menghilang. Apa yang kita lihat hari ini merupakan kekayaan yang harus kita jaga agar anak-anak dan cucu kita tetap mengenal budaya daerahnya," pesannya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pertina Medan Ancam Tak Berangkatkan Atlet ke Porprovsu 2026, Ada Apa?
Bobby Nasution Pernah Berselisih dengan Kajari soal Dugaan Dua Oknum Jaksa Minta Uang ke 5 Kepsek di Medan, Kejati Sumut Ungkap Fakta
Selamat Jalan Tumsila! Si Kepala Emas yang Antar PSMS Medan Berjaya di Era 1960-an
Sebelum OTT KPK, Ondim Disebut Sudah Tahu Operasi di Langkat, Sopir Diminta Hubungi Yaqub
Drama Kejar-kejaran 5 Km di Medan: Polisi Bekuk Kurir Jaringan Malaysia & Sita 450 Pod Getar Narkoba
Satu Grup Bareng Persija di League Cup: Bos PSMS Medan Usung Misi Balas Dendam & Target Lolos
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru