Pria 40 Tahun Hanyut di Sungai Asahan, Tim SAR Terus Lakukan Penelusuran
KISARAN, ASAHAN Keluarga berharap seorang pria berusia 40 tahun, Awaluddin Nasution, yang dilaporkan hanyut di Sungai Asahan, segera dit
PERISTIWA
BITVONLINE.COM -Sebuah kisah yang menggugah hati muncul dari sosok pria paruh baya bernama Dada, yang mengalami nasib pilu setelah ditinggalkan oleh istrinya yang selingkuh. Kisah tragis ini menjadi viral setelah sebuah video memperlihatkan Dada, yang telah mengalami stroke, sedang makan nasi kotak di pinggir jalan.
Dada, yang berusia 65 tahun, diceritakan telah mengalami stroke sejak dua tahun lalu. Meskipun mengalami kondisi stroke yang ringan, Dada tidak mungkin dapat mengabaikannya sepenuhnya tanpa perawatan yang layak. Namun, keterbatasan ekonomi membuatnya terpaksa bertahan hidup dengan kondisi tersebut.
Pada video yang tersebar luas di media sosial, terlihat Dada sedang duduk tanpa alas di emperan, hanya menggunakan tongkat sebagai penyangga. Pakaiannya tampak lusuh dan ia tampaknya tidak memiliki sendal. Dia sedang makan nasi kotak yang diberikan oleh orang lain, sementara seseorang merekam keadaannya dengan maksud baik memberikan sedekah.
Dalam percakapan dengan perekam, Dada mengungkapkan bahwa ia ditelantarkan oleh keluarganya setelah mengalami stroke. Ia mengakui bahwa istrinya telah meninggalkannya karena perselingkuhan, meninggalkannya dalam keadaan yang sangat rentan dan terpinggirkan.
Dada juga menolak untuk merepotkan anak-anaknya, meskipun mereka seharusnya bertanggung jawab untuk merawatnya dalam situasi yang sedemikian sulit. Ketika ditanya mengenai keberadaan anak-anaknya, Dada dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak ingin mengganggu mereka.
Respons dari warganet terhadap kisah Dada sangat beragam, dengan sebagian besar mengekspresikan simpati mereka terhadap nasib pilunya. Banyak yang menyalahkan anak-anak Dada atas sikap mereka yang tidak bertanggung jawab terhadap ayah mereka yang sudah tua dan sakit. Ada juga yang mengkritik sikap masyarakat yang seolah-olah tidak memperhatikan orang-orang yang rentan seperti Dada.
Kisah Dada menyoroti tidak hanya masalah sosial yang kompleks terkait dengan perlakuan terhadap lansia yang rentan dan sakit, tetapi juga isu moral tentang tanggung jawab keluarga terhadap anggota keluarga yang membutuhkan. Ia juga mempertanyakan peran institusi sosial, seperti masjid, yang seharusnya memberikan perlindungan dan dukungan kepada mereka yang membutuhkan, namun Dada sering kali merasa tidak aman bahkan di tempat-tempat seperti itu.
Kisah pilu Dada harusnya menjadi pemantik untuk refleksi bersama tentang nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pentingnya peran keluarga dalam mendukung anggota keluarga yang mengalami kesulitan. Semoga melalui pemberitaan ini, Dada bisa mendapatkan bantuan dan perhatian yang pantas dari pihak-pihak yang berwenang dan masyarakat luas.
(N/014)
KISARAN, ASAHAN Keluarga berharap seorang pria berusia 40 tahun, Awaluddin Nasution, yang dilaporkan hanyut di Sungai Asahan, segera dit
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak Polri melakukan evaluasi secara nasional menyusul kasus dugaan penganiaya
HUKUM DAN KRIMINAL
JENEWA, SWISS Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menekankan pentingnya memperluas akses makan bergizi dan layanan kesehatan dalam Si
INTERNASIONAL
BENGKALIS Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 19 kilogram dan menangkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perum Bulog bersiap membangun fasilitas gudang beras di kawasan Kampung Haji, Arab Saudi, dengan luas lahan sekitar 23 hektare
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menindak 12 perusahaan yang melanggar ketentuan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) denga
HUKUM DAN KRIMINAL
SIPOHOLON, TAPANULI UTARA Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng, memimpin Musyawarah Rencana Pembangunan (Musremb
PEMERINTAHAN
LANGKAT Personel TNI Kodim 0203/Langkat resmi menyelesaikan rehabilitasi Jembatan Gantung Perintis Garuda yang melintasi Sungai Dogang d
NASIONAL
MUARA JAWA Sekitar 6.000 warga Muara Jawa dan Samboja memadati Lapangan Sudirman untuk mengikuti kegiatan jalan santai bertajuk Bersatu
OLAHRAGA
NIAS SELATAN Setelah berbulanbulan lumpuh akibat longsor, ruas jalan Teluk DalamLolowau di Desa Lolozaria, Kecamatan Amandraya, Kabu
PEMERINTAHAN