Rusia Ragukan Board of Peace, Sebut Mandat Tidak Sinkron dengan DK PBB
MOSKWA Pemerintah Rusia secara terbuka mempertanyakan mekanisme kerja Board of Peace atau Dewan Perdamaian, yang diinisiasi Presiden Ame
INTERNASIONAL
Kuningan – Kisah pernikahan antara Jumar Muamar, seorang duda berusia 60 tahun yang juga pemilik toko emas di Kuningan, dengan Amelia Sri Rahayu, seorang mahasiswi berusia 19 tahun, telah menjadi sorotan publik. Pernikahan yang terjadi pada Rabu (1/5/2024) di Desa Bagawat, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat ini menuai beragam komentar dan kontroversi.
Pernikahan yang terjadi dengan selisih usia 41 tahun tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @undercover.id. Dalam video yang tersebar, terlihat Jumar Muamar memakai pakaian pengantin tradisional putih, sementara Amelia Sri Rahayu tampil cantik dengan pakaian pengantin adat Sunda.
Menurut informasi yang dihimpun, Jumar Muamar sebelumnya telah menikah sebanyak tiga kali. Istrinya yang terakhir, Tini Nurhaeti, meninggal dunia pada tahun 2021. Novi, anggota keluarga Amelia, menjelaskan bahwa setelah ditinggal sendiri oleh istri terakhirnya, Jumar Muamar sempat menikah siri sebelum akhirnya menikahi Amelia Sri Rahayu.
Pernikahan kontroversial ini juga menjadi sorotan karena mahar yang diberikan oleh Jumar Muamar kepada Amelia Sri Rahayu. Bos toko emas itu memberikan mahar berupa emas seberat 100 gram.
Meskipun menimbulkan kontroversi, pernikahan ini sah secara hukum dan dilaksanakan dengan prosesi adat yang layak. Namun, publik tetap memberikan beragam tanggapan terhadap perbedaan usia yang cukup jauh antara kedua mempelai.
Kisah pernikahan ini menjadi cerminan dari dinamika sosial dan budaya di masyarakat, serta menimbulkan pertanyaan tentang etika dan moralitas dalam hubungan pernikahan dengan perbedaan usia yang signifikan.
(N/014)
MOSKWA Pemerintah Rusia secara terbuka mempertanyakan mekanisme kerja Board of Peace atau Dewan Perdamaian, yang diinisiasi Presiden Ame
INTERNASIONAL
MEDAN Ratusan pedagang daging babi dan masyarakat probabi menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Medan, Kamis (26/2/2026). Massa
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum Fandi Ramadhan, Anak Buah Kapal (ABK) yang tersangkut kasus sabu 2 ton, Hotman Paris Hutapea, menyatakan heran atas
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), menjadi korban pembacokan oleh
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Provinsi Sumatera Utara kini mencatat angka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data
NASIONAL
LANGKAT, SUMUT Personel Marinir TNI AL mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika di Lingkungan IX, Kelurahan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan tidak terlibat atau membekingi rencana impor 105 ribu unit mobil pikap asal India ole
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Bob Hasan, menegaskan agar proses hukum dalam kasus penyelundupan sabu yang menjerat awak kapal (ABK)
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan bahwa pihaknya tidak mengintervensi kasus Fandi Ramadhan (26), seorang anak b
NASIONAL
JAKARTA Aktor Ammar Zoni kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026). Dalam sidang tersebut, Jak
HUKUM DAN KRIMINAL