2 Prajurit TNI Tak Jadi Dipecat di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ini Alasan Hakim
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi II06 Jakarta membatalkan pidana tambahan berupa pemecatan terhadap dua anggota Badan In
HUKUM DAN KRIMINAL
Batu Bara – Pelayanan kesehatan di Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, kembali menjadi sorotan setelah serangkaian kekecewaan yang dialami masyarakat. Beberapa insiden baru-baru ini, termasuk ketidakhadiran dokter di RSUD Kuala Gunung hingga penolakan pasien di puskesmas Labuhan Ruku, menimbulkan ketidakpuasan yang mendalam.
Hari ini, Kamis, 18 April 2024, kehebohan kembali terjadi di puskesmas Tanjung Tiram, di mana pasien terpaksa menunggu pemeriksaan berjam-jam, sementara Kepala Puskesmas Dr Andi Wibowo tidak hadir dikarenakan masih dalam agenda acara halal bi halal.
Seorang warga yang enggan diidentifikasi secara langsung telah mengekspresikan kekecewaannya terhadap pola pelayanan kesehatan yang dinilai tidak memadai.
Kritik tersebut tidak hanya terfokus pada insiden terbaru, namun juga menyoroti kegagalan dalam penataan sistem pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
Menurut amatan gabungan media pers lintas Desa (PLD) menduga bahwa kepala dinas kesehatan tidak mampu mengelola dan menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat.
“Kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya. Kami telah melihat berulang kali bagaimana pelayanan kesehatan di wilayah kami gagal memenuhi standar yang diharapkan,” ujar salah satu tim pengurus Pers Lintas Desa .
“Kepala dinas kesehatan harus bertanggung jawab atas keadaan ini. Sudah saatnya tindakan tegas diambil untuk memperbaiki situasi ini,kami muak dengan teguran teguran yang diberi oleh kepala dinas kesehatan,kami menilai kadis kesehatan Batu Bara tidak berani mengambil kebijakan untuk pengantin baik Dokter atau perawat yang tidak disiplin waktu.”
Dalam tuntutannya, PLD meminta Penjabat (PJ) Bupati Batu Bara, Sumatra Utara, Nizamul, untuk segera mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan.
Salah satunya adalah mencopot jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara, Dr. Denny Sahputra, dan menggantinya dengan individu yang mampu menghadirkan perubahan yang diinginkan oleh masyarakat.
Pemerintah daerah juga diharapkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan yang ada, serta meningkatkan koordinasi antara berbagai instansi terkait untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara.
Dengan langkah-langkah ini diambil, diharapkan masalah-masalah dalam pelayanan kesehatan dapat diatasi, dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan lokal dapat dipulihkan.red
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi II06 Jakarta membatalkan pidana tambahan berupa pemecatan terhadap dua anggota Badan In
HUKUM DAN KRIMINAL
SERANG Warga di pesisir Pantai Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, masih merasakan getaran dan suara gemuruh dari aktivitas Gunung Anak
PERISTIWA
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY) memeriksa seluruh
HUKUM DAN KRIMINAL
NEPAL Tim penyelamat di Nepal berhasil menyelamatkan dua orang yang bertahan hidup setelah banjir bandang dahsyat menerjang wilayah ters
INTERNASIONAL
MEDAN Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan menanggapi keluhan orang tua pasien anak yang viral setelah disebut tidak mendapatkan kamar di
KESEHATAN
OlehDwi Munthaha HAMPIR dua tahun setelah meninggalkan kursi kepresidenan, Joko Widodo (Jokowi) ternyata belum benarbenar meninggalkan pan
OPINI
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 kembali menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku Usaha Mikro, Keci
EKONOMI
ACEH UTARA Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Utara memulai pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah di Krueng Mane, Aceh Utara, Sabt
NASIONAL
BADUNG Sejumlah tokoh spiritual, Sulinggih, tokoh adat, dan berbagai elemen masyarakat di Bali berkumpul untuk menggagas pembangunan fas
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah berencana melakukan uji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) dalam bentuk transfer tunai langsung pada kuartal II
EKONOMI