BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Cuaca Buruk dan Rumah Kebanjiran, Nelayan Tanjung Beringin Sergai Sudah Sepekan Tak Melaut

BITVonline.com - Jumat, 25 November 2022 17:11 WIB
Cuaca Buruk dan Rumah Kebanjiran, Nelayan Tanjung Beringin Sergai Sudah Sepekan Tak Melaut
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sergai – Gelombang tinggi disertai angin kencang yang terjadi selama hampir sepekan terakhir, membuat ratusan nelayan yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdangbedagai memilih untuk tidak melaut.

Salah satu nelayan tradisional, Usman menyebut, cuaca ekstrem yang belakangan terjadi membuat nelayan mengurungkan niat untuk menangkap ikan.

“Ya sudah seminggu lebih para nelayan di Kecamatan ini tidak bisa melaut disebabkan gelombang tinggi dan angin kencang ditambah lagi hujan terus turun,” kata Usman, Jumat (25/11/2022).

Baca Juga:

Usman menambahkan, ada ratusan nelayan yang memilih tidak melaut sejak gelombang tinggi terjadi.

Katanya, cuaca ekstrem tidak memungkinkan nelayan untuk melaut terlebih jarak tangkapan ikan berada sejauh 60 mil.

Baca Juga:

“Lapak tangkap ikan pun sangat jauh yaitu sekitar 60 mil dari pintu Kuala Bedagai atau sekitar 7-10 jam perjalan.  Maka dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat kami tidak melaut,” katanya.

Tanjung Beringin sendiri merupakan wilayah dengan mayoritas masyarakat yang bekerja sebagai nelayan.

Selain cuaca ekstrem, banjir yang memasuki rumah ribuan warga yang ada di Tanjung Beringin juga mempengaruhi nelayan mengurungkan niat untuk meninggalkan rumah.

Saat ini Tanjung Beringin menjadi wilayah terdampak banjir terparah di Kabupaten Serdang Bedagai.

Dengan kondisi ini Usman pun berharap agar pemerintah memperhatikan nasib para nelayan yang ada di Tanjung Beringin.

“Kami sangat minta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dan pemerintah atasan untuk dapat mengirimkan atau memberikan bantuan sembako kepada kami yang sangat ini sangat dibutuhkan,” harapnya.

Akibat ribuan nelayan yang tidak melaut, harga ikan di lokasi tempat pendaratan ikan (TPI) Bedagai yang berlokasi di Dusun I Desa Tebing Tinggi  Kecamatan Tanjung Beringin pun mengalami kenaikan harga.

Kenaikan harga ikan pun melonjak,seperti halnya ikan gembung Kuring  seharga Rp 40 ribu per kilo, Gembung kedah Rp 25 ribu per kilo, Senangin Rp 40 ribu per kilo, Lidah Rp 40 per kilo, Gerapu Putih Rp 50 per kilo, Cumi cumi Rp 65 per kilo, Tegang Ekor Rp 30 per kilo. (Lbs)

0 komentar
beritaTerkait
Kapolda Aceh Terima Penghargaan Inisiator Program UMKM Aman dan Kreatif pada Malam Penganugerahan Serambi Ekraf 2025
Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Layanan Transjakarta dan MRT Satu Pekan, Pemulihan Pasca-Demo Ricuh
Tujuh Anggota Brimob Ditetapkan Terduga Pelanggar Etik, Kasus Kematian Affan Kurniawan Segera Disidangkan
Kebakaran di Pabrik Pupuk Iskandar Muda, Manajemen Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Cak Imin: Berbeda Pendapat Itu Normal, Tapi Jangan Sampai Pecah-Belah
Gelombang Aksi Demo Mengguncang NTB: Gedung DPRD Dibakar, Massa Serbu Polda
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru