Bupati Simalungun Temui Menteri Pertanian, Dapat Dukungan Bibit untuk 22.000 Hektar Sawah Baru
JAKARTA Bupati Kabupaten Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Ulat gagak, yang juga dikenal sebagai joyo gading atau keluwing, merupakan spesies kaki seribu dari famili Paradoxosomatidae dengan nama ilmiah Orthomorpha coarctata. Dalam bahasa Inggris, hewan ini dikenal sebagai "long-flange millipede". Meski sering disalahartikan sebagai kelabang, ulat gagak tidak berbahaya bagi manusia dan tanaman sehat.
Karakteristik Ulat Gagak
Ulat gagak umumnya berwarna cokelat atau hitam dengan tubuh bersegmen serta puluhan kaki. Hewan ini memiliki antena kecil dan rahang besar, serta lebih menyukai lingkungan lembap. Makanan utama mereka terdiri dari serangga kecil, bahan organik yang membusuk, dan tanaman mati.
Meskipun tidak menggigit, menyengat, atau menularkan penyakit, ulat gagak bisa menjadi gangguan di rumah. Salah satu hal yang membuatnya tidak disukai adalah bau tidak sedap yang dikeluarkannya ketika terinjak. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk menyingkirkan ulat gagak dari rumah:
Cara Mengusir Ulat Gagak
Buang Secara Manual
Cara termudah adalah dengan menyapu ulat gagak menggunakan sapu dan pengki, lalu membuangnya ke dalam ember berisi air sabun untuk membunuhnya. Penyedot debu juga bisa digunakan sebelum membuangnya ke tempat sampah.
Menggunakan Tanah Diatom (Diatomaceous Earth)
Tanah diatom merupakan bubuk kristal yang mampu merusak rangka luar hewan ini, menyebabkan dehidrasi hingga akhirnya mati. Taburkan tanah diatom di area yang sering dilalui ulat gagak, seperti bawah peralatan rumah tangga, celah pintu, dan sekitar pagar.
Menggunakan Asam Borat
Asam borat bekerja dengan cara yang mirip dengan tanah diatom, tetapi lebih cepat karena juga mengganggu sistem pencernaan kaki seribu. Namun, penggunaannya harus hati-hati, terutama di area yang sering diakses anak-anak atau hewan peliharaan.
Menggunakan Minyak Atsiri
Minyak pohon teh dan minyak pepermin dapat digunakan sebagai pengusir alami. Campurkan minyak atsiri dengan air, lalu oleskan pada celah pintu, jendela, ventilasi, serta area lembap lainnya. Penggunaan di luar ruangan juga efektif, asalkan terlindung dari hujan.
Menggunakan Cabai Cayenne
Cabai cayenne juga berfungsi sebagai pengusir ulat gagak. Bubuk cabai bisa ditaburkan di area yang sering dilalui hewan ini, termasuk fondasi rumah dan titik masuk lainnya.
Langkah Pencegahan
Mencegah kemunculan ulat gagak sejak awal merupakan cara terbaik untuk menghindari gangguan. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan, antara lain:
- Mengurangi kelembapan di dalam rumah dengan membersihkan sisa air di dapur dan kamar mandi.
- Menggunakan dehumidifier di area lembap seperti ruang bawah tanah dan garasi.
- Membersihkan talang air agar tidak tersumbat dan memastikan tidak ada genangan air di sekitar rumah.
- Mengatur penyiraman tanaman agar tidak berlebihan serta memperbaiki sistem drainase di halaman.
Dengan langkah-langkah ini, rumah dapat terbebas dari gangguan ulat gagak tanpa perlu menggunakan bahan kimia berbahaya secara berlebihan.
(tb/a)
JAKARTA Bupati Kabupaten Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (
NASIONAL
SIMALUNGUN Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 di Kabupaten Simalungun resmi ditutup Rabu (11/3/2026). Upacara penutupan
NASIONAL
MEDAN Percepatan revitalisasi Stadion Teladan Medan menjadi sorotan publik, seiring peluang Provinsi Sumatera Utara menjadi tuan rumah P
OLAHRAGA
BANDA ACEH Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di lapangan Mapolda
NASIONAL
JAKARTA Indonesia masih mengandalkan impor minyak mentah dari beberapa negara untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Meski begitu, pe
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait kasus dugaan korupsi kuot
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Direktur Teknik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Hosadi Apriza menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan kapa
HUKUM DAN KRIMINAL
PONTIANAK Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) berhasil mena
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Peneliti forensik digital, Rismon Sianipar, menemui Presiden ke7 Joko Widodo di Solo, Kamis (12/3/2026), dalam rangka menyelesaika
NASIONAL
DUMAI Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Dumai, Riau, Tika Plorentina (26), ditemukan tewas bersimbah darah di kontrakannya, Kamis
HUKUM DAN KRIMINAL