Misteri Kematian Warek IT&B Kabanjahe: Ditemukan Mulut Berdarah, Mobil dan HP Raib
KARO Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Asprina Surbakti (38), ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Menjelang bulan Ramadhan, orang tua sering kali menghadapi tantangan dalam memotivasi anak-anak untuk berpuasa. Mengingat bahwa anak-anak belum sepenuhnya memahami kewajiban berpuasa dalam Islam, mereka biasanya memerlukan dorongan dari luar. Psikolog anak dan keluarga, Sani B. Hermawan, berbagi tips untuk membantu orang tua memotivasi anak menjalankan ibadah puasa dengan cara yang menyenangkan.
Menurut Sani yang juga merupakan dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, salah satu cara yang bisa dilakukan orang tua adalah memberikan hadiah sebagai bentuk motivasi. Misalnya, anak diberi kesempatan untuk memilih hadiah setelah berhasil menjalankan puasa setengah hari. Hadiah ini bisa berupa uang atau barang yang disukai anak, seperti mainan atau buku yang dapat merangsang kreativitas mereka.
Namun, Sani menekankan pentingnya kesepakatan awal antara orang tua dan anak terkait hadiah tersebut. "Tentunya ada kesepakatan di awal, jadi tidak hanya soal hadiah, tetapi lebih sebagai reward untuk membuat anak senang. Itu diperbolehkan," ujarnya. Pemberian hadiah ini sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan orang tua dan tidak berlebihan. Sani juga menyarankan agar hadiah diberikan di akhir bulan Ramadhan, bukan pada hari itu juga, agar anak tetap termotivasi untuk berpuasa.
Selain hadiah, Sani mengingatkan bahwa dukungan orang tua sangat penting dalam membantu anak menunaikan ibadah puasa. Orang tua dapat memberikan apresiasi atas usaha anak, seperti bangun dini hari untuk sahur. "Yang penting anak itu diberi reward karena usahanya, bukan hanya hasilnya," katanya. Memberikan penghargaan pada usaha anak, menurut Sani, akan membuat mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berpuasa.
Sani juga menyarankan agar bulan Ramadhan dijadikan momentum untuk mengajarkan anak berdisiplin. Orang tua dapat mengajarkan anak kebiasaan positif seperti bangun sahur tepat waktu, berbuka puasa sesuai jadwal, dan melaksanakan shalat berjamaah bersama keluarga. Dengan kebiasaan tersebut, anak diharapkan dapat memiliki semangat untuk berpuasa dan mempererat hubungan keluarga.
Dengan dukungan dan pembiasaan yang tepat, Sani berharap anak-anak akan berkembang dengan motivasi internal yang kuat untuk menjalankan ibadah puasa tanpa bergantung pada hadiah dari orang tua.
(km/a)
KARO Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Asprina Surbakti (38), ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar menilai partai politik pendukung Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka tidak perlu turun tangan menghadapi gugatan
POLITIK
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Minggu (27/9/2026), tercatat stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga emas Antam ukuran 1 gram
EKONOMI
BOGOR Eks Kepala Lapas Cibinong Kelas IIA Wisnu Hani Putranto memiliki total kekayaan Rp3,19 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pen
NASIONAL
JAKARTA Stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 4,8 juta ton. Tingginya persediaan membuat kapasitas gudang milik Perum Bulog tidak
EKONOMI
JAKARTA Anggapan minum air sambil berdiri dapat merusak ginjal kembali ramai dibahas di media sosial. Namun, dokter menjelaskan kebiasaan
KESEHATAN
TAPANULI TENGAH Banjir melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak S
PERISTIWA
BANDA ACEH Ustaz Dr. Khairuddin, MA mengajak masyarakat melihat kembali makna gelar akademik, jabatan dan penghormatan melalui akhlak. Menu
AGAMA
BANDA ACEH Cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Minggu, 27 September 2026, diprakirakan didominasi kondisi berawan. Sejumlah daerah berpoten
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu, 27 September 2026, diprakirakan didominasi hujan ringan. Sejumlah daera
NASIONAL