Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
JAKARTA Nilai tukar rupiah diperkirakan masih menghadapi tekanan hingga akhir 2026. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memperkirak
EKONOMI
BITVONLINE.COM -Menjelang bulan Ramadhan, orang tua sering kali menghadapi tantangan dalam memotivasi anak-anak untuk berpuasa. Mengingat bahwa anak-anak belum sepenuhnya memahami kewajiban berpuasa dalam Islam, mereka biasanya memerlukan dorongan dari luar. Psikolog anak dan keluarga, Sani B. Hermawan, berbagi tips untuk membantu orang tua memotivasi anak menjalankan ibadah puasa dengan cara yang menyenangkan.
Menurut Sani yang juga merupakan dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, salah satu cara yang bisa dilakukan orang tua adalah memberikan hadiah sebagai bentuk motivasi. Misalnya, anak diberi kesempatan untuk memilih hadiah setelah berhasil menjalankan puasa setengah hari. Hadiah ini bisa berupa uang atau barang yang disukai anak, seperti mainan atau buku yang dapat merangsang kreativitas mereka.
Namun, Sani menekankan pentingnya kesepakatan awal antara orang tua dan anak terkait hadiah tersebut. "Tentunya ada kesepakatan di awal, jadi tidak hanya soal hadiah, tetapi lebih sebagai reward untuk membuat anak senang. Itu diperbolehkan," ujarnya. Pemberian hadiah ini sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan orang tua dan tidak berlebihan. Sani juga menyarankan agar hadiah diberikan di akhir bulan Ramadhan, bukan pada hari itu juga, agar anak tetap termotivasi untuk berpuasa.
Selain hadiah, Sani mengingatkan bahwa dukungan orang tua sangat penting dalam membantu anak menunaikan ibadah puasa. Orang tua dapat memberikan apresiasi atas usaha anak, seperti bangun dini hari untuk sahur. "Yang penting anak itu diberi reward karena usahanya, bukan hanya hasilnya," katanya. Memberikan penghargaan pada usaha anak, menurut Sani, akan membuat mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berpuasa.
Sani juga menyarankan agar bulan Ramadhan dijadikan momentum untuk mengajarkan anak berdisiplin. Orang tua dapat mengajarkan anak kebiasaan positif seperti bangun sahur tepat waktu, berbuka puasa sesuai jadwal, dan melaksanakan shalat berjamaah bersama keluarga. Dengan kebiasaan tersebut, anak diharapkan dapat memiliki semangat untuk berpuasa dan mempererat hubungan keluarga.
Dengan dukungan dan pembiasaan yang tepat, Sani berharap anak-anak akan berkembang dengan motivasi internal yang kuat untuk menjalankan ibadah puasa tanpa bergantung pada hadiah dari orang tua.
(km/a)
JAKARTA Nilai tukar rupiah diperkirakan masih menghadapi tekanan hingga akhir 2026. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memperkirak
EKONOMI
CIBINONG Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menonaktifkan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putanto bersama empat pejabat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan kuliner yang sangat beragam. Berbagai makanan tradisional tidak hany
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Tiga pejabat Pemerintah Kota Medan meraih penghargaan sebagai Peserta Teristimewa dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Ting
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Rengas Pulau di Kecamatan Medan Marelan,
PEMERINTAHAN
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
REMBANG Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyebut ulama memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesi
NASIONAL
BINJAI Gagasan pembangunan lembaga pendidikan kejuruan berbasis agama dan semi militer mulai dijajaki di Sei Remban. Penjajakan tersebut
PENDIDIKAN
JAKARTA Guru Besar Universitas Trisakti sekaligus Pengamat Kebijakan Publik Prof. Trubus Rahardiansah mengingatkan agar percepatan penye
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia meminta penyelarasan instrumen penilaian reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik segera d
HUKUM DAN KRIMINAL