Polri Terapkan One Way Nasional Siang Ini, Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026
MAGELANG Puncak arus balik Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi pada Selasa, 24 Maret, di wilayah Jawa Tengah. Untuk mengantisipasi lo
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Kebiasaan-kebiasaan sehari-hari sering kali dianggap sepele, namun tanpa disadari, kebiasaan tersebut bisa memperburuk perasaan gelisah yang terus menghantui kita. Terkadang kita merasa cemas tanpa tahu penyebab pasti, seperti ada sesuatu yang mengganggu pikiran, tetapi tidak tahu apa itu. Rasa gelisah ini sering kali menjadi bayangan yang terus mengikutimu dan semakin terasa nyata, terutama ketika kebiasaan-kebiasaan buruk ini terus dilakukan.
Salah satu kebiasaan yang bisa meningkatkan kecemasan adalah memeriksa ponsel terlalu sering tanpa tujuan yang jelas. Tidak hanya mengganggu fokus, kebiasaan ini juga menyebabkan kita terjebak dalam siklus media sosial yang penuh dengan perbandingan dan informasi yang sering kali tidak penting. Menghabiskan waktu berlebihan di layar ponsel malah memperburuk kecemasan mental yang kita rasakan.
Selain itu, kebiasaan perfeksionis juga dapat menjadi pemicu utama rasa cemas. Terlalu berusaha mencapai kesempurnaan dalam hal-hal yang sebenarnya tidak penting dapat menambah beban pikiran. Rasa takut akan kegagalan atau kesalahan kecil dapat membuat seseorang ragu untuk bertindak dan terjebak dalam lingkaran kecemasan tanpa akhir.
Menunda pekerjaan juga sering kali dianggap sebagai hal yang wajar, tetapi menunda tugas justru memperburuk perasaan cemas. Ketika pekerjaan menumpuk dan tenggat waktu semakin dekat, beban yang harus ditanggung akan semakin besar, dan itu akan menambah perasaan tidak percaya diri serta rasa bersalah.
Kurang tidur dan mengabaikan kebutuhan istirahat juga menjadi salah satu kebiasaan yang meningkatkan kecemasan. Kurangnya tidur mengurangi kemampuan otak untuk mengontrol emosi dan memperburuk stres, yang akhirnya memperburuk perasaan cemas. Kualitas tidur yang buruk juga membuat kita lebih rentan terhadap overthinking dan membesar-besarkan masalah kecil.
Berpikir tanpa tindakan nyata, atau yang sering disebut overthinking, adalah kebiasaan lain yang memperburuk kecemasan. Ketika kita terlalu banyak berpikir tentang hal-hal yang belum terjadi, itu membuat kita merasa ragu dan takut untuk bertindak, sementara kesempatan berharga bisa saja terlewatkan begitu saja.
Selain itu, mengabaikan kesehatan fisik juga dapat memperburuk kecemasan. Tubuh yang tidak terjaga, dengan pola makan yang buruk dan kurang olahraga, akan membuat tubuh rentan terhadap stres. Sebaliknya, menjaga kesehatan fisik dengan rutin berolahraga dapat membantu mengurangi kecemasan karena olahraga melepaskan hormon endorfin yang meningkatkan suasana hati.
Tidak kalah pentingnya, terlalu bergantung pada opini orang lain untuk membuat keputusan hidup dapat menambah kecemasan. Ketika kita terlalu khawatir akan penilaian orang lain, kita kehilangan rasa percaya diri dan merasa cemas untuk mengikuti apa yang kita inginkan.
Untuk mengatasi kecemasan ini, penting untuk memperhatikan kebiasaan kita sehari-hari. Mengurangi ketergantungan pada ponsel, tidak terlalu keras pada diri sendiri, mengatur waktu tidur yang cukup, dan memperhatikan kesehatan fisik adalah langkah-langkah penting yang bisa membantu mengurangi kecemasan yang tak kunjung reda.
(fm/n14)
MAGELANG Puncak arus balik Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi pada Selasa, 24 Maret, di wilayah Jawa Tengah. Untuk mengantisipasi lo
NASIONAL
JAKARTA Putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo atau Didit Prabowo, merayakan momen istimewa Idulfitri 1447 Hijriah dengan m
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar acara griya di Istana Kepresidenan Jakarta pada Sabtu, 21 Maret 2026, yang dihadiri oleh ber
POLITIK
JAKARTA Pemerintah memastikan bahwa rencana pembelajaran dalam jaringan (daring) untuk siswa, yang sempat didiskusikan sebagai langkah u
PENDIDIKAN
MEDAN Pelaksana Tugas (Plt) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sutan Tolang Lubis, mengonfirmasi bahwa selu
PEMERINTAHAN
DENPASAR Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, personel Subsatgas Pengamanan Tempat
NASIONAL
JAKARTA Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi mulai hari ini, Selasa, 24 Maret 2026. Diperkirakan lebih dari 285.000 kendara
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan baru investasi nasional mengharuskan setiap penanam modal asing untuk mendu
EKONOMI
TEHERAN Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa negara tersebut telah mengambil langkahlangkah untuk memastikan kapalkap
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengubah status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), setelah semp
HUKUM DAN KRIMINAL