BREAKING NEWS
Jumat, 03 April 2026

Kisah Inspiratif! Asfi Zahra Al Jannah: Siswa Akselerasi yang Lulus Seleksi Kedokteran USU di Usia 16 Tahun

Redaksi - Rabu, 02 April 2025 20:09 WIB
Kisah Inspiratif! Asfi Zahra Al Jannah: Siswa Akselerasi yang Lulus Seleksi Kedokteran USU di Usia 16 Tahun
Asfi Zahra Al Jannah.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Asfi Zahra Al Jannah, seorang siswa akselerasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan, membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk meraih prestasi gemilang.

Di usia yang baru menginjak 16 tahun, Asfi diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Asfi yang berhasil menyelesaikan pendidikan menengahnya dalam waktu dua tahun, alih-alih tiga tahun seperti kebanyakan siswa lainnya, mengatakan bahwa keinginannya untuk menjadi seorang dokter sudah ada sejak kecil.

"Saya senang belajar biologi dan bercita-cita untuk menyelamatkan banyak orang," ujarnya.

Sebagai siswa akselerasi, Asfi sempat meragukan kemampuannya.

Namun, berkat kerja keras, ia berhasil mengatasi keraguan tersebut.

"Kunci utama saya adalah nilai akademik yang tinggi dan sertifikat lomba," tambahnya.

Di luar kelas, Asfi juga menunjukkan kemampuan luar biasa.

Ia berhasil meraih juara satu dalam lomba bercerita menggunakan bahasa Jerman (Märchen) yang diadakan di Universitas Negeri Medan (Unimed) pada saat kelas X.

Meskipun jalur akselerasi yang dijalaninya sangat ketat dan banyak tantangan, Asfi tidak pernah mengabaikan pentingnya prestasi di luar akademik.

Namun, di balik keberhasilannya, Asfi tidak lepas dari rasa jenuh dan minder.

"Terkadang saya merasa minder saat melihat teman-teman yang lebih unggul. Namun, saya selalu berusaha mengatasi rasa tersebut dan tetap fokus pada tujuan," ungkapnya.

Motivasi dari orang tuanya juga menjadi kekuatan terbesar dalam perjalanan akademiknya.

"Melihat mereka bahagia sudah cukup menjadi dorongan untuk terus berjuang," tambahnya dengan semangat.

Meskipun awalnya Asfi bercita-cita untuk melanjutkan studi di Universitas Pertahanan (Unhan), akhirnya ia menerima kenyataan bahwa ia diterima di FK USU, yang ternyata menjadi pilihan terbaik baginya dan keluarga.

"Rezeki saya di sini, dan saya sangat bersyukur bisa diterima di FK USU," tuturnya.

Sebagai pesan kepada teman-temannya yang tengah berjuang meraih cita-cita, Asfi menyarankan untuk selalu percaya bahwa segala sesuatu yang baik akan datang pada waktu yang tepat.

"Rezeki kita sudah ditentukan masing-masing, dan jangan ragu untuk berusaha keras," pesannya.

Bagi adik-adik kelas yang tengah mempersiapkan masa depan, Asfi mengingatkan pentingnya memahami jurusan yang ingin diambil dan mempersiapkan diri sejak dini.

"Perlombaan bukan hanya untuk sertifikat, tapi juga untuk melatih mental dalam menghadapi tekanan. Jangan hanya mengandalkan nilai akademik, persiapkan diri untuk seleksi lainnya," tambahnya.

(mi/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru