Belum Menyerah, Pelapor Gibran Kembali Datangi Bareskrim Rabu 7 Oktober 2026
JAKARTA Pelaporan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Bareskrim Polri terkait dokumen pendidikan yang digunakan dalam proses pencal
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN –Tradisi Imlek yang telah berlangsung turun-temurun di kalangan masyarakat Tionghoa kini mulai mengalami perubahan, bahkan beberapa di antaranya hampir punah. Hal ini diungkapkan oleh Sujud Kusala atau yang lebih dikenal dengan Jud Ang, seorang pengamat Feng Shui di Medan, yang menyebutkan ada lima tradisi Imlek yang mulai ditinggalkan, terutama di kalangan generasi muda.
Menurut Sujud, salah satu tradisi yang hampir punah adalah tradisi mengantar dewa dapur ke langit. Pada akhir bulan terakhir tahun Imlek, keluarga Tionghoa biasa melakukan sembahyang di altar dewa dapur dengan menyalakan dupa, lilin, serta menyediakan buah dan bunga untuk menghormati dewa dapur yang dianggap sebagai pemberi rezeki. “Tradisi ini sudah mulai berkurang karena generasi muda kurang mengenal atau mempraktikkannya,” ujar Sujud kepada IDN Times.
Sujud juga menambahkan bahwa tradisi ini seharusnya menjadi momen untuk setiap anak memohon maaf atas kesalahan dan menghormati orang tua. Namun, menurutnya, masih banyak yang mengabaikan tradisi ini. “Ini adalah bentuk berbakti serta memohon doa restu untuk kesejahteraan dan keberhasilan,” tambahnya.
Selain itu, ada pula tradisi mengenakan pakaian berwarna kuning untuk pria dan merah untuk wanita pada hari pertama Imlek. Pakaian ini memiliki simbolisme sebagai lambang kebesaran Tiongkok, di mana warna kuning melambangkan jubah naga untuk Kaisar dan merah untuk jubah phoenix yang dikenakan permaisuri. Namun, di era modern, banyak orang yang lebih fleksibel dalam memilih pakaian dan tidak lagi mengikuti aturan tersebut secara ketat.
Tradisi lainnya yang semakin berkurang adalah kebiasaan membagikan dan menempelkan kaligrafi keberuntungan atau chun lian pada pintu rumah menjelang Imlek. Tradisi ini yang dulu dilakukan dengan menulis syair keberuntungan di kertas merah menggunakan kuas dan dibagikan kepada tetangga, kini sudah mulai jarang terlihat.
Terakhir, tradisi menjemput dewa rejeki atau Cai Shen Ye yang biasanya dilakukan pada tengah malam keempat Imlek, juga mulai berkurang. Sujud mengungkapkan bahwa banyak orang yang tidak kuat atau enggan bergadang untuk menjalani tradisi ini.
Sujud mengakui bahwa meskipun tradisi-tradisi tersebut mulai berkurang, hal itu bisa dimaklumi seiring dengan perkembangan zaman. Namun, ia berharap agar nilai-nilai luhur seperti menghormati orang tua dan menjaga tradisi yang bermakna tetap dilestarikan. “Alangkah bijak jika kita tetap menghormati orang tua, karena merekalah yang memiliki peran besar dalam hidup kita,” tutup Sujud.(IDN TMS SMT)
(N/014)
JAKARTA Pelaporan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Bareskrim Polri terkait dokumen pendidikan yang digunakan dalam proses pencal
HUKUM DAN KRIMINAL
MANDAILING NATAL Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Binsar Nasution, diduga menjadi korban penikaman setelah mengikuti ke
HUKUM DAN KRIMINAL
MANDAILING NATAL Suasana setelah kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Si
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra dan Hakim Konstitusi Arsul Sani dilaporkan ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konsti
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMBAWA BARAT Pulau Kenawa di Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB), terbakar pada Ahad, 4 Oktob
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung menerima putusan bebas terhadap delapan mantan petinggi bank pembangunan daerah yang terseret kasus dugaan korup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres mengalami perubahan dalam jumlah anggota dan skema hak keuangan dari pemerintahan Pr
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To
KESEHATAN
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung resmi menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto
SOSOK
JAKARTA Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar mengatakan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak khawatir menghadapi gugat
POLITIK