Prakiraan Cuaca Yogyakarta Selasa 18 Agustus 2026: Sejumlah Wilayah Berawan
YOGYAKARTA Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa, 18 Agustus 2026, diprakirakan didominasi kondisi udara kabur d
NASIONAL
MEDAN –Tradisi Imlek yang telah berlangsung turun-temurun di kalangan masyarakat Tionghoa kini mulai mengalami perubahan, bahkan beberapa di antaranya hampir punah. Hal ini diungkapkan oleh Sujud Kusala atau yang lebih dikenal dengan Jud Ang, seorang pengamat Feng Shui di Medan, yang menyebutkan ada lima tradisi Imlek yang mulai ditinggalkan, terutama di kalangan generasi muda.
Menurut Sujud, salah satu tradisi yang hampir punah adalah tradisi mengantar dewa dapur ke langit. Pada akhir bulan terakhir tahun Imlek, keluarga Tionghoa biasa melakukan sembahyang di altar dewa dapur dengan menyalakan dupa, lilin, serta menyediakan buah dan bunga untuk menghormati dewa dapur yang dianggap sebagai pemberi rezeki. “Tradisi ini sudah mulai berkurang karena generasi muda kurang mengenal atau mempraktikkannya,” ujar Sujud kepada IDN Times.
Sujud juga menambahkan bahwa tradisi ini seharusnya menjadi momen untuk setiap anak memohon maaf atas kesalahan dan menghormati orang tua. Namun, menurutnya, masih banyak yang mengabaikan tradisi ini. “Ini adalah bentuk berbakti serta memohon doa restu untuk kesejahteraan dan keberhasilan,” tambahnya.
Selain itu, ada pula tradisi mengenakan pakaian berwarna kuning untuk pria dan merah untuk wanita pada hari pertama Imlek. Pakaian ini memiliki simbolisme sebagai lambang kebesaran Tiongkok, di mana warna kuning melambangkan jubah naga untuk Kaisar dan merah untuk jubah phoenix yang dikenakan permaisuri. Namun, di era modern, banyak orang yang lebih fleksibel dalam memilih pakaian dan tidak lagi mengikuti aturan tersebut secara ketat.
Tradisi lainnya yang semakin berkurang adalah kebiasaan membagikan dan menempelkan kaligrafi keberuntungan atau chun lian pada pintu rumah menjelang Imlek. Tradisi ini yang dulu dilakukan dengan menulis syair keberuntungan di kertas merah menggunakan kuas dan dibagikan kepada tetangga, kini sudah mulai jarang terlihat.
Terakhir, tradisi menjemput dewa rejeki atau Cai Shen Ye yang biasanya dilakukan pada tengah malam keempat Imlek, juga mulai berkurang. Sujud mengungkapkan bahwa banyak orang yang tidak kuat atau enggan bergadang untuk menjalani tradisi ini.
Sujud mengakui bahwa meskipun tradisi-tradisi tersebut mulai berkurang, hal itu bisa dimaklumi seiring dengan perkembangan zaman. Namun, ia berharap agar nilai-nilai luhur seperti menghormati orang tua dan menjaga tradisi yang bermakna tetap dilestarikan. “Alangkah bijak jika kita tetap menghormati orang tua, karena merekalah yang memiliki peran besar dalam hidup kita,” tutup Sujud.(IDN TMS SMT)
(N/014)
YOGYAKARTA Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa, 18 Agustus 2026, diprakirakan didominasi kondisi udara kabur d
NASIONAL
DENPASAR Cuaca di sejumlah wilayah Bali pada Selasa, 18 Agustus 2026, diprakirakan cerah hingga berawan. Suhu udara berada di kisaran 23
NASIONAL
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi Indonesia
NASIONAL
BOGOR Suasana malam di Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah mer
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B. Ponto mendorong pemerintah dan DPR membentuk Pengadilan Maritim.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Warga RT 17 RW 04, Kelurahan Perjuangan 1, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menggelar turnamen lacak
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dar
PEMERINTAHAN
MEDAN Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di La
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto u
EKONOMI