Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Malam Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter
LUMAJANG Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi disertai awan panas
PERISTIWA
MEDAN –Tradisi Imlek yang telah berlangsung turun-temurun di kalangan masyarakat Tionghoa kini mulai mengalami perubahan, bahkan beberapa di antaranya hampir punah. Hal ini diungkapkan oleh Sujud Kusala atau yang lebih dikenal dengan Jud Ang, seorang pengamat Feng Shui di Medan, yang menyebutkan ada lima tradisi Imlek yang mulai ditinggalkan, terutama di kalangan generasi muda.
Menurut Sujud, salah satu tradisi yang hampir punah adalah tradisi mengantar dewa dapur ke langit. Pada akhir bulan terakhir tahun Imlek, keluarga Tionghoa biasa melakukan sembahyang di altar dewa dapur dengan menyalakan dupa, lilin, serta menyediakan buah dan bunga untuk menghormati dewa dapur yang dianggap sebagai pemberi rezeki. “Tradisi ini sudah mulai berkurang karena generasi muda kurang mengenal atau mempraktikkannya,” ujar Sujud kepada IDN Times.
Sujud juga menambahkan bahwa tradisi ini seharusnya menjadi momen untuk setiap anak memohon maaf atas kesalahan dan menghormati orang tua. Namun, menurutnya, masih banyak yang mengabaikan tradisi ini. “Ini adalah bentuk berbakti serta memohon doa restu untuk kesejahteraan dan keberhasilan,” tambahnya.
Selain itu, ada pula tradisi mengenakan pakaian berwarna kuning untuk pria dan merah untuk wanita pada hari pertama Imlek. Pakaian ini memiliki simbolisme sebagai lambang kebesaran Tiongkok, di mana warna kuning melambangkan jubah naga untuk Kaisar dan merah untuk jubah phoenix yang dikenakan permaisuri. Namun, di era modern, banyak orang yang lebih fleksibel dalam memilih pakaian dan tidak lagi mengikuti aturan tersebut secara ketat.
Tradisi lainnya yang semakin berkurang adalah kebiasaan membagikan dan menempelkan kaligrafi keberuntungan atau chun lian pada pintu rumah menjelang Imlek. Tradisi ini yang dulu dilakukan dengan menulis syair keberuntungan di kertas merah menggunakan kuas dan dibagikan kepada tetangga, kini sudah mulai jarang terlihat.
Terakhir, tradisi menjemput dewa rejeki atau Cai Shen Ye yang biasanya dilakukan pada tengah malam keempat Imlek, juga mulai berkurang. Sujud mengungkapkan bahwa banyak orang yang tidak kuat atau enggan bergadang untuk menjalani tradisi ini.
Sujud mengakui bahwa meskipun tradisi-tradisi tersebut mulai berkurang, hal itu bisa dimaklumi seiring dengan perkembangan zaman. Namun, ia berharap agar nilai-nilai luhur seperti menghormati orang tua dan menjaga tradisi yang bermakna tetap dilestarikan. “Alangkah bijak jika kita tetap menghormati orang tua, karena merekalah yang memiliki peran besar dalam hidup kita,” tutup Sujud.(IDN TMS SMT)
(N/014)
LUMAJANG Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi disertai awan panas
PERISTIWA
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara bersama jajaran mengungkap 134 kasus narkotika dalam kurun waktu 1315 Mei 2026.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menerima sepucuk surat dari seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Sidoarjo, Jawa Timur,
NASIONAL
MEDAN Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Utara mencatat sebanyak 12 calon haji asal provinsi tersebut gagal d
AGAMA
PALEMBANG Seorang anggota Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) TNI, Pratu Ferischal (23), tewas setelah diduga ditembak oleh rekannya sesam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tabel Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 dengan plafon pinjaman Rp50 juta menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari
EKONOMI
ACEH SINGKIL Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Aceh Singkil atas kinerja dan dedikasi
NASIONAL
ACEH SINGKIL Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II sekaligus groundbr
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali mencatat pelemahan tajam hingga menyentuh Rp17.601 per dolar Amerika Serikat pada Jumat, 15 Mei 2026
EKONOMI