16 Kode Redeem FF Hari Ini 4 April 2026, Buruan Klaim Hadiahnya!
JAKARTA Sejumlah kode redeem terbaru untuk gim daring Free Fire dirilis pada Sabtu, 4 April 2026. Kode tersebut dapat digunakan pemain u
SAINS DAN TEKNOLOGI
BITVONLINE.COM – Ketika berbicara tentang tokoh pendidikan di Indonesia, nama Ki Hajar Dewantara mungkin langsung terlintas di benak banyak orang.
Namun, jauh sebelum tokoh pendiri Taman Siswa itu muncul, telah ada sosok pendidik visioner dari Mandailing yang perannya nyaris terlupakan: Willem Iskander.
Lahir dengan nama Sati dan bergelar adat Sutan Iskandar Nasution, Willem Iskander lahir pada tahun 1840 di Pidoli Lombang, Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Ia berasal dari kalangan bangsawan dan dikenal sebagai tokoh pelopor pendidikan di kawasan Tapanuli.
"Nama Willem Iskander mungkin belum terlalu dikenal masyarakat luas, padahal kontribusinya terhadap dunia pendidikan sangat signifikan, khususnya di wilayah Mandailing dan sekitarnya," ujar Hendri Dalimunthe, Sekretaris Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Sumatera Utara.
Menurut Hendri, perubahan nama dari Sati menjadi Willem Iskander terjadi saat dirinya berkesempatan menempuh pendidikan di Belanda.
Ia berangkat ke negeri kincir angin pada tahun 1859 bersama Alexander Godon, Asisten Residen Belanda untuk wilayah Mandailing.
Saat itu, Sati sudah menjadi guru di sekolah dasar tempat ia dulu menimba ilmu, Inlandsche Schoolan.
"Di Belanda, Sati tidak hanya melanjutkan pendidikan keguruan, tapi juga berhasil memperoleh beasiswa dari pemerintah kerajaan Belanda. Di sanalah ia mengganti namanya menjadi Willem Iskander, terinspirasi dari tokoh penting Belanda bernama Willem," jelas Hendri.
Tak hanya berganti nama, Willem Iskander juga memeluk agama Kristen selama masa pendidikannya di Belanda.
Ia kemudian menyelesaikan pendidikan di Oefenschool, Amsterdam, sebuah sekolah khusus untuk calon guru.
Sekembalinya ke tanah air pada tahun 1862, Willem Iskander mengajukan izin untuk mendirikan sekolah guru di kampung halamannya.
Izin itu dikabulkan, dan ia pun mendirikan Kweekschool, sekolah guru pertama di wilayah Mandailing, yang berlokasi di Tano Bato.
"Upaya Willem Iskander dalam membangun sekolah adalah bukti kepeduliannya terhadap pendidikan rakyat. Ia ingin agar generasi Mandailing bisa cerdas dan setara dengan bangsa lain," tambah Hendri.
Meski namanya tak setenar tokoh-tokoh pendidikan nasional lainnya, kontribusi Willem Iskander patut dikenang dan dijadikan inspirasi.
Ia adalah salah satu peletak dasar pendidikan modern di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara.*
JAKARTA Sejumlah kode redeem terbaru untuk gim daring Free Fire dirilis pada Sabtu, 4 April 2026. Kode tersebut dapat digunakan pemain u
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan menunjukkan tren penurunan pada Sabtu, 4 April 2026. Penurunan terjadi pada beberapa bahan pokok
EKONOMI
MEDAN Kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di Sumatera Utara dinilai belum berjalan opt
NASIONAL
JAKARTA Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan BangsaBangsa di Lebanon dilapo
INTERNASIONAL
TEL AVIV Iran melancarkan serangan rudal ke sejumlah wilayah Israel pada Sabtu dini hari, 4 April 2026. Serangan ini disebut sebagai res
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026. Langkah ini dilakukan u
NASIONAL
MEDAN PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Sum
NASIONAL
MEDAN Ratusan ribu kendaraan tercatat melintasi ruas tol di Sumatera Utara selama periode libur Paskah 2026. Dua ruas utama, yakni Tol B
NASIONAL
ACEH TENGAH Seorang perawat di RSUD Datu Beru, Aceh Tengah, dinonaktifkan setelah video dirinya berjoget di ruang operasi saat tindakan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren
NASIONAL