Tiga Pembuktian Perkara Membatalkan Pencalonan Wapres Gibran
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
JAKARTA -PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), pengelola jaringan minimarket Alfamart, resmi mengambil alih pengelolaan gerai Lawson dari PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), entitas di bawah naungan Alfamidi. Langkah ini memperkuat posisi Alfamart dalam persaingan ritel nasional.
Akuisisi ini ditandai dengan penandatanganan akta jual beli saham pada Rabu (14/5/2025), di mana Alfamart membeli 70% saham PT Lancar Wiguna Sejahtera (LWS)—pengelola gerai Lawson Indonesia—senilai Rp200,45 miliar atau sekitar Rp135 per saham.
"Transaksi ini tidak memerlukan persetujuan RUPS sesuai POJK 42/2020 dan tidak tergolong transaksi material," ujar Corporate Secretary AMRT, Tomin Widian Tomin.
Sementara itu, Direktur dan Sekretaris Perusahaan MIDI, Suantopo Po, menyatakan bahwa langkah ini akan memperkuat fokus bisnis MIDI di bidang ritel lainnya dan mengoptimalkan struktur keuangan perusahaan.
"Dana penjualan akan digunakan untuk mendukung operasional dan belanja modal MIDI, serta memperbaiki kinerja keuangan ke depan," jelasnya.
Dengan rampungnya akuisisi ini, AMRT kini menjadi pemegang saham mayoritas LWS, menyisakan 30% saham lainnya dimiliki oleh:
PT Amanda Cipta Persada: 20,34%
PT Cakrawala Mulia Prima: 4,83%
PT Perkasa Internusa Mandiri: 4,83%
Djoko Susanto, Sosok di Balik Akuisisi
Aksi korporasi ini turut menyorot nama Djoko Susanto, pemilik Alfamart dan salah satu tokoh penting di industri ritel nasional. Menurut daftar Forbes 2025, Djoko memiliki kekayaan mencapai USD3,5 miliar atau setara Rp57,7 triliun, menempatkannya di posisi ke-13 orang terkaya Indonesia.
Djoko dikenal sebagai pendiri jaringan Alfamart yang kini memiliki lebih dari 22.000 gerai di Indonesia dan 2.000 gerai di Filipina. Kisahnya dimulai dari warung kecil di pasar tradisional Jakarta hingga bermitra dengan taipan rokok Putera Sampoerna, sebelum akhirnya membeli dan mengembangkan bisnis ritel ini secara mandiri.
Ia juga dikenal sebagai investor di sektor lain, termasuk perbankan syariah, dengan investasi senilai USD30 juta di Bank Aladin Syariah pada 2022.
Akuisisi Lawson ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat jaringan ritel Alfamart serta memperluas pangsa pasar di segmen convenience store di Indonesia.*
(oz/j006)
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
REMBANG Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyebut ulama memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesi
NASIONAL
BINJAI Gagasan pembangunan lembaga pendidikan kejuruan berbasis agama dan semi militer mulai dijajaki di Sei Remban. Penjajakan tersebut
PENDIDIKAN
JAKARTA Guru Besar Universitas Trisakti sekaligus Pengamat Kebijakan Publik Prof. Trubus Rahardiansah mengingatkan agar percepatan penye
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia meminta penyelarasan instrumen penilaian reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik segera d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung masih mempelajari putusan banding Pengadilan Tinggi Jakarta terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Rise
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati postur belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Bel
EKONOMI
Oleh Yakub F. IsmailDUKA nasional belum berakhir. Misteri hilangnya lima jurnalis bersama kru Speedboat Arupadhatu 1 sampai kini masih belu
OPINI
LANGKAT Ketua Persadaan Merga Silima (PMS) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP, bersama jajaran pengurus dan panitia pelantika
NASIONAL
MEDAN Ombudsman RI didesak mengambil langkah hukum dengan memidanakan seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang menghalanghal
PERISTIWA