Kaesang mengungguli dua kandidat lain dalam Pemilihan Raya (Pemira) PSI yang dilakukan melalui sistem e-Voting one man one vote, Sabtu (19/7).
Dalam proses pemilihan yang diikuti oleh 157.579 anggota PSI, Kaesang meraih 65,28 persen suara, disusul oleh Ronald Aristone Sinaga (Bro Ron) dengan 22,23 persen, dan Agus Mulyono Herlambang yang memperoleh 12,49 persen suara.
Plt Ketua Umum PSI Andy Budiman mengumumkan hasil akhir tersebut dalam kongres yang berlangsung di Graha Saba Buana, Solo.
"Menetapkan saudara Kaesang Pangarep sebagai ketua umum Dewan Pimpinan Pusat PSI periode 2025–2030," ujar Andy dalam pidatonya.
Kaesang lahir di Solo pada 25 Desember 1994 dan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.
Kakaknya, Gibran Rakabuming Raka, saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden RI, sementara kakaknya yang lain, Kahiyang Ayu, merupakan istri dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Kaesang menempuh pendidikan dasar dan menengah di Solo sebelum melanjutkan sekolah ke Singapura.
Ia adalah lulusan Singapore University of Social Sciences dengan jurusan pemasaran.
Sebelum aktif di politik, Kaesang dikenal sebagai pengusaha muda dan kreator konten digital, yang sempat masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40.
Perjalanan Politik
Kaesang resmi bergabung dengan PSI pada 23 September 2023 dan ditetapkan sebagai Ketua Umum dua hari setelahnya dalam acara Kopdarnas PSI di Jakarta, menggantikan Giring Ganesha.
Meskipun sempat direncanakan maju di Pilkada Depok, rencana tersebut batal setelah adanya diskusi internal antara petinggi PSI dan Presiden Jokowi.
Di bawah kepemimpinan Kaesang, PSI mengalami peningkatan suara pada Pemilu 2024 menjadi 4,26 juta suara (2,81%), namun belum berhasil melampaui ambang batas parlemen (4%) untuk masuk ke DPR RI.
Masa jabatan kedua Kaesang sebagai Ketum PSI dinilai sebagai periode penting untuk konsolidasi dan regenerasi partai.
Meski belum lolos ke Senayan, PSI dinilai sukses menarik simpati pemilih muda serta memperluas basis dukungan di berbagai daerah.*