BI Catat Kenaikan Harga Bawang, Cabai, Daging, dan Minyak Goreng H-2 Lebaran
JAKARTA Menjelang Lebaran 2026, harga pangan mengalami lonjakan signifikan. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS)
EKONOMI
JAKARTA - Goh Cheng Liang, salah satu tokoh industri paling berpengaruh di Asia dan pemilik mayoritas saham di perusahaan cat raksasa Nippon Paint, tutup usia hari ini di umur 98 tahun. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh keluarga dalam sebuah pernyataan resmi.
Kepergian Goh bukan hanya kehilangan besar bagi dunia bisnis, tetapi juga bagi dunia kemanusiaan yang telah banyak merasakan sentuhan kebaikannya.
Pria kelahiran Singapura ini dikenal sebagai pendiri Wuthelam Group dan tokoh penting di balik ekspansi global Nippon Paint. Ia meninggal dengan warisan kekayaan yang diperkirakan mencapai US$ 13 miliar atau sekitar Rp 221 triliun. Namun jauh sebelum menjadi taipan, Goh pernah mencicipi getirnya hidup dalam kemiskinan.
Dari Kamar Sempit ke Panggung Dunia
Goh menghabiskan masa kecilnya di sebuah kamar sewaan sempit bersama orang tua dan empat saudara kandung. Hidup mereka serba kekurangan, dan untuk bertahan, Goh bahkan sempat membantu menjual jaring ikan di Johor, Malaysia, saat Perang Dunia II.
Usai kembali ke Singapura pada 1943, Goh mencoba peruntungan di bisnis minuman bersoda—yang kemudian gagal. Ia bekerja di toko perangkat keras hingga akhirnya menemukan peluang emas: membeli barel cat bekas tentara Inggris pada 1949.
Berbekal kamus Mandarin tentang bahan kimia, Goh meracik sendiri cat yang kemudian diberi nama Pigeon Brand. Keputusannya terbukti jitu. Ketika Perang Korea pecah dan impor menjadi langka, bisnis cat lokal Goh meledak di pasaran.
Langkah Besar Bersama Nippon Paint
Pada 1950-an, Goh menarik perhatian produsen cat asal Jepang, Nippon Paint. Awalnya diminta sebagai distributor, Goh perlahan membalikkan posisi—hingga akhirnya pada 1974 mendirikan Wuthelam Holdings dan menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan Jepang itu.
Kini, Wuthelam memegang hampir 60% saham Nippon Paint, menjadikannya konglomerat cat terbesar di Asia.
Filantropi sebagai Warisan Abadi
Meski bergelimang harta, Goh dikenal sebagai sosok sederhana dan rendah hati. Ia menyalurkan kekayaannya untuk membantu sesama, khususnya dalam dunia kesehatan dan pendidikan.
JAKARTA Menjelang Lebaran 2026, harga pangan mengalami lonjakan signifikan. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS)
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini pihak penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) atau biro haji khusus akan bersikap ko
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersamasama menyukseskan Pi
OLAHRAGA
JAKARTA Kepolisian masih mendalami kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam. P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memenuhi permintaan masyarakat Aceh terdampak bencana banjir di Sumatera agar tetap dapat menjalankan
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membagikan tunjangan hari raya (THR) berupa sembako dan santunan uang
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menggelar buka puasa bersama insan pers di Aula Raja Inal Siregar, Ka
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipatif menghadapi rencana investigasi oleh United States Trade Representative (USTR
EKONOMI
JAKARTA Bank Indonesia (BI) merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 dari 3,2 persen menjadi 3,1 persen akibat mening
EKONOMI
MEDAN Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Tambunan Lumban Gaol, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Selasa (17/3
NASIONAL