BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa Resmi Jabat Wakasad, Sang Penumpas Santoso Naik ke Pucuk Komando TNI AD

Justin Nova - Rabu, 20 Agustus 2025 12:08 WIB
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa Resmi Jabat Wakasad, Sang Penumpas Santoso Naik ke Pucuk Komando TNI AD
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa (foto: kompas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa resmi dimutasi menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) menggantikan Letjen TNI Tandyo Budi Revita, yang kini menjabat sebagai Wakil Panglima TNI. Mutasi ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep 1102/VIII/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Dalam keputusan yang diumumkan pada Rabu (20/8/2025), sebanyak 411 perwira tinggi TNI dari tiga matra (AD, AL, AU) juga turut mengalami pergeseran posisi dalam rangka penyegaran organisasi.

Salah satu sorotan utama jatuh pada Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, jenderal baret merah (Kopassus) yang dikenal sebagai ahli strategi tempur di medan hutan dan pegunungan. Ia sebelumnya menjabat Inspektur Jenderal TNI (Irjen TNI) sebelum kini dipercaya menduduki posisi strategis sebagai orang nomor dua di tubuh TNI Angkatan Darat.

Baca Juga:

Profil Singkat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa

Baca Juga:

Letjen Saleh merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991, dari kecabangan Infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Karier militernya dikenal luas karena terlibat langsung dalam sejumlah operasi strategis nasional, termasuk Operasi Tinombala di Poso, Sulawesi Tengah.

Dalam operasi tersebut, Saleh menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako dan memimpin pasukan gabungan yang akhirnya berhasil menumpas Santoso alias Abu Wardah, pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Penumpasan Santoso menjadi salah satu momen penting dalam pemberantasan terorisme domestik di Indonesia.

Santoso diketahui bersembunyi di kawasan hutan lebat Gunung Biru, Poso, yang menjadi basis operasi MIT selama bertahun-tahun. Berkat kepemimpinan dan strategi lapangan Saleh, kekuatan kelompok tersebut berhasil dilumpuhkan secara signifikan.

Karier Gemilang di TNI AD

Sebelum menjadi Wakasad, Saleh menempati berbagai posisi penting, antara lain:

Komandan Batalyon 23 Grup 2 Kopassus

Waasops Danjen Kopassus

Editor
: Justin Nova
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Babinsa Jambewangi Dampingi Petani Panen Padi, Wujud Nyata Dukungan TNI terhadap Ketahanan Pangan
Pengajian Rutin Kodim 0808/Blitar: Meneguhkan Iman dan Kebersamaan Prajurit
Satgas Yonif 741/GN Pos Fohululik Kembali Terima Penyerahan Senjata Secara Sukarela dari Warga Perbatasan
Sinergi TNI, Pemda dan Forkopimda Warnai Penutupan Latihan Tempur Denkav 4/SP di Buleleng, Tekankan Profesionalisme Prajurit
Tim Taekwondo Polda Bali Borong Medali di Mandiri Series Championship 2025
Irintel Itjenad Brigjen TNI Aulia Fahmi Kunjungi Aceh, Pimpin Verifikasi Sertijab Pangdam IM
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru