BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Didukung Karier dan Keluarga, Komjen Suyudi Disebut Calon Terkuat Kapolri Baru?

- Sabtu, 13 September 2025 16:47 WIB
Didukung Karier dan Keluarga, Komjen Suyudi Disebut Calon Terkuat Kapolri Baru?
Komjen Pol Suyudi Ario Seto (KIRI) & Jenderal Listyo Sigit Prabowo (KANAN) (foto : ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjadi sorotan publik usai resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Pol, menjadikannya perwira pertama dari angkatan Akpol 1994 Batalyon Tunggal Panaluan yang meraih bintang tiga. Ia pun kini digadang-gadang menjadi calon kuat Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kenaikan pangkat Komjen Suyudi dikukuhkan dalam upacara resmi yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Rupattama Mabes Polri, Jumat (12/9/2025), bersama 26 perwira tinggi (Pati) lainnya.

Saat ini, Komjen Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Banten. Karier panjangnya di bidang reserse dan posisinya yang strategis membuat namanya mencuat sebagai figur yang dianggap pantas memimpin institusi Polri.

Baca Juga:
Dahului Lulusan Terbaik, Angkat Nama Angkatan 94

Uniknya, Suyudi berhasil lebih dulu mencapai pangkat Komjen dibanding rekan seangkatannya, Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar, lulusan terbaik (Adhi Makayasa) Akpol 1994. Ini menjadi tonggak sejarah, terutama setelah nama angkatan 1994 sempat tercoreng akibat kasus Ferdy Sambo.

Komjen Suyudi dinilai berhasil mengangkat kembali marwah angkatannya melalui dedikasi, kinerja, dan perjalanan karier yang konsisten.

Putra Pandeglang, Menantu Eks Kabareskrim

Lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973, Komjen Suyudi dikenal sebagai perwira yang menguasai bidang reserse. Ia juga merupakan menantu dari Komjen (Purn) Nurfaizi Suwandi, mantan Dubes RI untuk Mesir dan eks Kabareskrim Polri.

Suyudi pernah menempati berbagai posisi strategis di kepolisian, seperti Kapolres Metro Jakarta Pusat, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, hingga Wakapolda Metro Jaya. Ia juga mengenyam pendidikan di PTIK (2003) dan Sespimti (2018).

Masuk Bursa Calon Kapolri

Seiring isu penggantian Kapolri yang menguat di Istana, nama Komjen Suyudi disebut-sebut sebagai salah satu kandidat utama. Surat dari Presiden Prabowo Subianto terkait pergantian Kapolri kabarnya sudah dikirim ke DPR, menyusul desakan berbagai elemen masyarakat akibat insiden kecelakaan oleh anggota Brimob serta penanganan unjuk rasa yang menewaskan sejumlah warga.

Selain Suyudi, nama Komjen Dedi Prasetyo juga masuk dalam bursa calon Kapolri. Dedi kini menjabat sebagai Wakapolri, menggantikan Komjen Ahmad Dofiri yang pensiun pada Juni 2025.

Namun, keunggulan Suyudi adalah kariernya yang konsisten di bidang operasional dan reserse, serta reputasinya yang bersih dan jauh dari kontroversi.

Kenaikan Pangkat dan Apresiasi

Menurut Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, kenaikan pangkat para Pati merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian mereka kepada institusi.

"Kenaikan pangkat ini adalah wujud penghormatan atas dedikasi dan kinerja. Dengan pangkat baru, tanggung jawab pun semakin besar," ujar Trunoyudo, Jumat (12/9/2025).

Kini, publik menantikan keputusan resmi dari Istana dan DPR terkait siapa yang akan ditunjuk sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.*

(tb/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Jokowi Lantik Hakim MK Ridwan Mansyur dan Kepala BNN Marthinus Hukom
Kepala BNN Irjen Marthinus Hukom Menegaskan Komitmennya untuk Bersihkan Aparat dari Keterlibatan Narkoba
Presiden Jokowi Resmi melantik Irjen Marthinus Hukom Jadi Kepala BNN
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru