BREAKING NEWS
Selasa, 07 April 2026

Djamari Chaniago Resmi Dilantik sebagai Menko Polhukam, Eks Pangkostrad yang Pernah Nilai Prabowo Bersalah di 1998

Abyadi Siregar - Rabu, 17 September 2025 15:48 WIB
Djamari Chaniago Resmi Dilantik sebagai Menko Polhukam, Eks Pangkostrad yang Pernah Nilai Prabowo Bersalah di 1998
Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Letjen TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai Menko Polhukam dalam upacara resmi yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (17/9/2025). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Letjen TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) dalam upacara resmi yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (17/9/2025).

Pelantikan berlangsung khidmat dan tertib, diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan oleh para pejabat yang dilantik, dan ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan.

Baca Juga:
Djamari Chaniago merupakan tokoh militer senior kelahiran Padang, Sumatera Barat, pada 8 April 1949.

Ia merupakan alumnus Akademi Militer (Akmil) 1971, dan dikenal luas sebagai perwira tinggi yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Karier militernya melesat hingga menduduki posisi sebagai:

- Panglima Kostrad (1998–1999)

- Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad) (1999–2000)

- Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI) (2000–2004)

Djamari Chaniago juga pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada periode 1997–1999, serta menjabat sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang pada 2015–2016.

Selain latar belakang militer dan politik, Djamari merupakan kader dari Partai Gerindra, partai politik yang juga mengusung Prabowo Subianto sebagai Presiden.

Yang menarik, nama Djamari pernah mencuat ke publik dalam konteks Dewan Kehormatan Perwira (DKP), forum perwira tinggi TNI yang bertugas menangani dugaan pelanggaran etik dan disiplin di lingkungan militer.

Ia adalah salah satu anggota DKP yang pada 1998 menyatakan bahwa Prabowo Subianto melakukan penyimpangan dan kesalahan dalam peristiwa penculikan aktivis.

Selain Djamari, DKP saat itu juga diisi tokoh-tokoh militer senior seperti Subagyo Hadisiswoyo (Ketua DKP), serta anggota Fachrul Razi, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agum Gumelar, Yusuf Kartanegara, dan Arie J. Kumaat.

Kini, 27 tahun setelah peristiwa tersebut, Djamari justru dipercaya oleh Prabowo untuk memegang salah satu portofolio paling strategis di kabinet, Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

Penunjukan Djamari dinilai sejumlah pengamat sebagai langkah yang sarat makna, menunjukkan kedewasaan politik dan kemampuan Presiden Prabowo untuk merangkul figur-figur lintas pandangan, bahkan yang pernah berbeda sikap dengannya di masa lalu.

Sebagai Menko Polhukam, Djamari akan memegang kendali koordinasi atas kementerian dan lembaga strategis seperti Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, Polri, BIN, Kejaksaan Agung, dan lain-lain, terutama dalam isu-isu krusial seperti keamanan nasional, supremasi hukum, pemberantasan terorisme, dan stabilitas politik.

Pelantikan ini menandai awal babak baru dalam karier panjang Letjen (Purn) Djamari Chaniago, sekaligus mempertegas arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam merestorasi stabilitas politik dan memperkuat keamanan nasional.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmi Umumkan Reshuffle Kabinet, Erick Thohir Kini Jadi Menpora
Ahmad Dofiri Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet Jilid III, Dikabarkan Jadi Staf Khusus Presiden?
Menkumham Yusril Dorong Revisi UU Partai Politik untuk Perbaiki Demokrasi Indonesia
Besok! Ribuan Pengemudi Ojol Geruduk DPR dan Kemenhub, Ini 7 Tuntutan Mereka
Menuju Lumbung Pangan Timur Indonesia, Pemerintah Gaspol Bangun 1 Juta Hektare Sawah di Merauke!
Pemerintah Matangkan Program Magang Nasional untuk Fresh Graduate, Gaji Sesuai UMP
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru