Lautan Debu dan Langit Merah: Mencekamnya Siklon Narelle di Australia
AUSTRALIA Warga di barat laut Australia dibuat ngeri ketika langit tibatiba berubah merah darah saat Siklon Narelle menerjang wilayah S
INTERNASIONAL
BITVONLINE.COM -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga 25 Juli mendatang. Fenomena cuaca ini dipicu oleh keberadaan dua Bibit Siklon Tropis di perairan sekitar Indonesia.
Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa daerah tekanan rendah yang terdeteksi di perairan barat Filipina (Bibit Siklon Tropis 91W) dan di Laut Filipina utara Papua (Bibit Siklon Tropis 92W) menjadi sumber utama peningkatan aktivitas cuaca di wilayah ini. “Kondisi ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Laut Filipina barat hingga perairan timur Filipina,” ujar Andri dalam keterangan resmi.
Selain itu, Andri juga mengingatkan adanya fenomena intrusi udara kering dari Bagian Belahan Bumi Selatan (BBS) yang melintasi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Hal ini berpotensi mengangkat uap air basah di depan batas intrusi, menciptakan kondisi hangat dan lembab di sebagian wilayah Sulawesi bagian tengah, Maluku, dan Papua.
“Kecepatan angin yang meningkat hingga lebih dari 25 knot juga diamati di sejumlah wilayah seperti Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Samudera Hindia barat daya, dan selatan Jawa Barat hingga Laut Maluku, yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di sekitar perairan tersebut,” tambahnya.
Dalam analisisnya, BMKG mencatat adanya potensi kuat dari labilitas lokal yang mendukung proses konvektif pada skala lokal di beberapa wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Pegunungan.
Secara spesifik, BMKG memperkirakan periode 18 hingga 25 Juli 2024 akan menghadirkan cuaca signifikan berupa hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah provinsi. “Wilayah yang berpotensi terpengaruh antara lain Sumatera Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua. Kondisi ini juga dapat menyebabkan angin kencang di Banten, Jawa Barat, NTB, NTT, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua Tengah,” papar Andri.
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah-wilayah tersebut untuk tetap waspada dan siap-siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem. Terutama bagi mereka yang sedang melakukan perjalanan, untuk berhati-hati mengingat kemungkinan terjadinya angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan material-material berbahaya terbang.
Keselamatan dan kewaspadaan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini. BMKG juga terus memantau dan menyediakan update terbaru mengenai perkembangan cuaca melalui saluran resmi mereka untuk memastikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada publik.
(N/014)
AUSTRALIA Warga di barat laut Australia dibuat ngeri ketika langit tibatiba berubah merah darah saat Siklon Narelle menerjang wilayah S
INTERNASIONAL
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan laga penutup FIFA Series 2026 melawan Bulgaria menjadi momen penting untuk menguku
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memastikan kelancaran arus balik Lebaran 1447 Hijriah melalui penyeberangan SumatraJawa,
NASIONAL
TEHERAN Garda Revolusi Iran mengancam akan menargetkan universitasuniversitas Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah sebagai respons atas
INTERNASIONAL
DELI SERDANG Puluhan anggota geng motor mengamuk di sebuah tempat olahraga biliar di Jalan Besar Delitua, Kecamatan Delitua, Deli Serdan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mendorong penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Tiongkok di bidang kesehata
KESEHATAN
JAKARTA Psikolog Klinis Anak dan Remaja dari Lembaga Psikologi Universitas Indonesia (UI), Vera Itabiliana Hadiwidjojo, menilai Peratura
PENDIDIKAN
SAMOSIR Pasca dicabutnya izin operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL), upaya pemulihan hutan di Tanah Batak kembali bergulir melalui aksi
PEMERINTAHAN
SIBOLGA Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke326, Kota Sibolga justru dilanda bencana banjir dan longsor akibat hujan deras ya
PERISTIWA