Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
MEDAN -Kehebohan terjadi di Kota Medan setelah Rahmat Junaidi, seorang pengacara yang juga kakak korban, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialami adiknya, Afriza, kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan pada Senin (15/07/2024) lalu. Kasus ini mencuat ke permukaan setelah Rahmat Junaidi dengan tegas menuntut agar pelaku penganiayaan, yang diduga merupakan oknum TNI, dipecat dari jabatannya sebagai anggota militer.
Dalam laporan yang disampaikan, Rahmat Junaidi menggambarkan kejadian tragis yang dialami oleh adiknya. Afriza, yang diduga ditangkap dan kemudian dianiaya secara brutal oleh beberapa orang menggunakan balok, mengalami luka serius dan perlakuan yang sangat tidak manusiawi. “Saya melihat sendiri bagaimana adik saya diperlakukan layaknya binatang, dengan tangannya diikat dan dipukul secara brutal,” ungkap Rahmat Junaidi dengan penuh emosi.
Tindakan kekerasan ini tidak hanya dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hukum, tetapi juga hak asasi manusia. Rahmat Junaidi dengan tegas mendesak agar panglima daerah militer segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat, serta memastikan bahwa kasus ini diusut tuntas oleh Denpom I/5 Medan.
“Saya meminta keadilan bagi adik saya dan untuk semua korban kekerasan yang mungkin telah dialami oleh oknum aparat. Keadilan harus ditegakkan dan pelaku harus dihukum sesuai dengan perbuatannya,” tandas Rahmat Junaidi, menambahkan bahwa keberadaan keadilan merupakan hal yang sangat penting dalam kasus ini.
Kasus ini telah menarik perhatian luas dari masyarakat, terutama karena melibatkan anggota aparat yang seharusnya bertanggung jawab dalam melindungi masyarakat. Publik kini menunggu respons yang cepat dan tegas dari Denpom I/5 Medan serta pihak militer terkait untuk menyelesaikan kasus ini secara adil dan transparan.
Pengadilan publik atas kasus ini memperlihatkan bahwa masyarakat tidak akan mentolerir tindakan kekerasan yang dilakukan oleh siapapun, terlebih lagi oleh aparat yang seharusnya menjadi teladan dalam menjaga keamanan dan keadilan. Semoga kasus ini dapat memberikan pembelajaran yang berharga bagi semua pihak tentang pentingnya menghormati dan melindungi hak asasi setiap individu.
(RAZ)
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA