Airlangga Klaim Pengusaha Sambut Positif Pembentukan BUMN Ekspor DSI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rencana pembentukan BUMN ekspor Danantara Sumber Daya Indone
EKONOMI
JAKARTA -Sidang kasus dugaan korupsi terkait pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kembali memunculkan fakta-fakta yang mencengangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Hari ini, Yurnalis Chan, seorang Analis Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Kementerian Tenaga Kerja, dihadirkan sebagai saksi kunci oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yurnalis membongkar rahasia di balik proyek tersebut yang seharusnya memberikan perlindungan kepada TKI di luar negeri, namun berakhir dengan dugaan penyalahgunaan dana negara.
“Sistem proteksi ini seharusnya memberikan perlindungan nyata bagi TKI yang menghadapi berbagai masalah hukum di luar negeri. Namun, implementasinya jauh dari harapan karena masih terdapat banyak keterbatasan teknis saat itu,” ungkap Yurnalis di persidangan.
Proyek yang dimaksud melibatkan pengadaan sistem pengawasan dan pengelolaan data proteksi TKI, yang dikerjakan oleh PT Adi Inti Mandiri (AIM) dengan nilai kontrak mencapai Rp 17,6 miliar. Namun, menurut dakwaan Jaksa KPK, pembayaran proyek ini dilakukan secara tidak proporsional. Meskipun pekerjaan belum selesai sesuai spesifikasi, pembayaran telah dilakukan penuh kepada pemenang lelang.
Reyna Usman, mantan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, didakwa telah menyetujui pembayaran sebesar Rp 14,094 miliar kepada PT AIM pada Desember 2012, meskipun hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pekerjaan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan, sebagian barang pekerjaan tidak dapat digunakan sesuai dengan tujuan awalnya.
“Dugaan korupsi ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencoreng upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan yang layak bagi TKI yang bekerja di luar negeri,” tegas Jaksa KPK.
Menanggapi dakwaan tersebut, Yurnalis juga mengungkapkan bahwa pada masa itu, sarana komunikasi seperti WhatsApp dan Zoom belum sepopuler sekarang, sehingga sistem ini seharusnya mempermudah proses pengawasan dan penanganan masalah hukum yang dihadapi TKI. Namun, realitasnya jauh dari ekspektasi karena terdapat keterlambatan dalam respons dan penanganan kasus-kasus penting.
“Sistem ini seharusnya mempercepat proses persuratan dan pendataan, tetapi dalam praktiknya, masih terdapat kendala teknis yang signifikan,” tambah Yurnalis.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan tiga terdakwa utama, termasuk pejabat pembuat komitmen pengadaan yang terlibat langsung dalam kesepakatan pembayaran yang kontroversial. Proyek yang dimaksud harusnya menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas perlindungan TKI, namun kini justru menjadi bukti nyata bagaimana kepentingan pribadi dapat merusak integritas dan tujuan program pemerintah.
Sidang akan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh fakta dan bukti yang mendukung dakwaan Jaksa KPK terhadap para terdakwa. Publik menantikan hasil akhir dari proses hukum ini, dengan harapan bahwa keadilan akan ditegakkan dan upaya pemberantasan korupsi dapat terus diperkuat.
(N/014)
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rencana pembentukan BUMN ekspor Danantara Sumber Daya Indone
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek di lingkungan Kementeria
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dengan memperingatkan para pejabat agar tid
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan rasa syukur atas pembebasan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya di
INTERNASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Medan menuntut seorang anggota geng motor bernama Ragil Jawara dengan hukuman 20 tahun
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Dahlan IskanDOR!Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banya
OPINI
MEDAN Ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, aktivis, hingga masyarakat umum menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) dan disk
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjajaki kerja sama dengan RS AnNisa untuk menghadirkan layanan kes
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri rapat arahan Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rek
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan sejumlah capaian transformasi layanan kesehatan di Kota Medan saat menerima ku
PEMERINTAHAN