Prabowo Tegaskan Investasi Asing Harus Dukung Hilirisasi Industri Nasional
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan baru investasi nasional mengharuskan setiap penanam modal asing untuk mendu
EKONOMI
JAMBI -Sebuah kejadian dramatis terjadi di Pengadilan Negeri Sarolangun, Jambi, saat seorang tahanan bernama Sadit (37) berhasil kabur setelah menjalani proses sidang pada Rabu (10/7/2024) sore. Sadit, yang sebelumnya telah divonis 5 tahun penjara dalam kasus pencurian dengan kekerasan, melarikan diri saat hendak dibawa ke mobil tahanan.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan utama setelah rekaman CCTV yang merekam aksi kaburnya tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat Sadit keluar dari ruang sidang diikuti oleh petugas keamanan yang membawanya menuju mobil tahanan. Namun, pada saat berada di halaman pengadilan, Sadit tiba-tiba berusaha melepaskan diri dari pegangan petugas dan melarikan diri ke arah yang tidak diketahui.
Kaburnya Sadit tidak hanya menghebohkan pengadilan dan petugas keamanan, tetapi juga menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat. Banyak yang menyayangkan kejadian ini sebagai kegagalan sistem pengamanan di pengadilan yang seharusnya memberikan jaminan keamanan dan pengawasan ketat terhadap tahanan.
Kepala Pengadilan Negeri Sarolangun, Bambang Sutrisno, mengungkapkan rasa prihatin atas insiden tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan evaluasi menyeluruh terkait prosedur keamanan di pengadilan. “Kami sedang mengkaji ulang semua prosedur dan sistem pengamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang,” ujar Bambang kepada wartawan.
Sementara itu, Kepolisian setempat telah menggelar operasi pencarian intensif untuk mengamankan kembali Sadit. Sejumlah tim gabungan dari Polres Sarolangun dan unit Khusus Polri dikerahkan untuk menyusuri berbagai kemungkinan rute yang mungkin dilalui Sadit setelah kabur dari pengadilan.
Kaburnya Sadit juga menimbulkan berbagai pertanyaan tentang keberadaan dan kondisi tahanan di Indonesia, terutama terkait dengan ketersediaan sarana keamanan yang memadai di lembaga peradilan. Para pengamat hukum mendesak agar pemerintah dan aparat penegak hukum lebih serius lagi dalam meningkatkan standar keamanan dan pengawasan terhadap para tahanan agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.
Dengan viralnya rekaman CCTV ini, masyarakat diingatkan akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam sistem peradilan serta perlunya perbaikan dalam manajemen keamanan di lembaga-lembaga hukum untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan baru investasi nasional mengharuskan setiap penanam modal asing untuk mendu
EKONOMI
TEHERAN Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa negara tersebut telah mengambil langkahlangkah untuk memastikan kapalkap
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengubah status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), setelah semp
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehProf. Dr. Prudensius Maring.SERUAN Presiden Prabowo Subianto agar pejabat, aparat, dan seluruh institusi negara bersihkan dirimu, atau
OPINI
JAKARTA PT MRT Jakarta (Perseroda) merayakan Hari MRT 2026 dengan menawarkan tarif khusus senilai Rp243 untuk para pelanggan yang mengguna
NASIONAL
JAKARTA Bagi para penggemar FC Mobile, hari ini, Selasa (24/3/2026), menjadi kesempatan langka untuk mengklaim hadiah menarik dari EA Sp
ENTERTAINMENT
JAKARTA Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut, kembali ditahan di rumah tahanan (rutan) Komisi Pemb
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengimbau pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB)
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru memastikan bahwa peristiwa bunuh diri yang terjadi pada Minggu (22/3/2026) di salah satu mal
PERISTIWA
PIDIE JAYA Dua korban yang belum diketahui identitasnya ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz BK 1508 BK warna silver yang
PERISTIWA