IHSG Turun ke Level 5.878 di Awal Perdagangan, Apa Penyebabnya?
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (4/6/2026), melanjutkan tekanan yang terjadi pada sesi
EKONOMI
MEDAN -Di tengah gemuruh persiapan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024, nama Rico Waas kian mencuat sebagai potensi baru dalam kancah politik Kota Medan. Sebagai Wakil Ketua DPW NasDem Sumatera Utara, Rico Waas bukan hanya dikenal karena posisinya yang strategis, tetapi juga sebagai keponakan langsung dari Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem yang berpengaruh.
Penunjukan Rico Waas sebagai bakal calon Wali Kota Medan telah disampaikan secara resmi oleh Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar, di kantor partai pada Kamis (20/6/2024) lalu. Keputusan ini, menurut Iskandar, telah melalui pertimbangan matang dari DPP NasDem, serta didukung oleh struktur partai di tingkat lokal.
Strategi Politik NasDem Menuju Pilwakot 2024Dengan hanya menguasai 5 kursi di DPRD Kota Medan, NasDem harus melangkah lebih jauh untuk memenuhi syarat minimal 10 kursi yang diperlukan bagi seorang calon wali kota. Upaya politik pun telah dilakukan dengan melakukan penjajakan intensif ke berbagai partai politik lainnya. “Kami terbuka dan telah melakukan komunikasi yang intens dengan berbagai pihak, termasuk Partai Gerindra yang memiliki 6 kursi di DPRD Medan,” ungkap Iskandar.
Sinergi antara NasDem dan Gerindra diharapkan dapat terwujud dalam bentuk aliansi politik yang kuat untuk menghadapi Pilwakot Medan. Kedua partai telah menunjukkan keseriusan mereka dalam berkomunikasi dan membangun strategi bersama untuk mencapai kemenangan dalam pemilihan mendatang.
Antusiasme dan Kesiapan Rico WaasRico Waas sendiri menyambut penunjukan ini dengan penuh semangat dan kesiapan untuk bertarung dalam kontestasi politik yang bakal sengit di Kota Medan. “Dengan bismillah saya siap untuk mengemban amanah ini,” ujar Rico dengan tegas.
Harapan untuk Kota MedanPemilihan Wali Kota Medan tahun 2024 dipandang sebagai momentum krusial bagi masa depan kota yang dinamis ini. Dengan potret politik yang berubah-ubah dan persaingan yang semakin ketat, kehadiran figur seperti Rico Waas diharapkan dapat memberikan warna baru dalam pemerintahan daerah, serta menghadirkan inovasi dan solusi konkret bagi berbagai tantangan yang dihadapi oleh warga Kota Medan.
KesimpulanDengan ditunjuknya Rico Waas sebagai calon dari NasDem, harapan dan tantangan pun berkembang dalam dinamika politik Kota Medan. Sinergi antarpartai menjadi kunci, sementara semangat dan komitmen calon merupakan penentu utama bagi masa depan kota ini. Pemilihan Walikota Medan 2024 akan menjadi panggung bagi berbagai strategi politik dan visi kepemimpinan yang akan ditawarkan kepada masyarakat. Siapakah yang akan menjadi pilihan akhir warga Kota Medan? Kita tunggu dan saksikan perkembangannya.
(N/014)
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (4/6/2026), melanjutkan tekanan yang terjadi pada sesi
EKONOMI
JAKARTA Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional terpantau mulai melandai pada awal Juni 2026. Namun, tren penurunan tersebut belum mera
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung membuka kemungkinan penambahan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola program Makan Bergi
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehM. Harry Mulya ZeinKASUS yang tengah menyeret pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak semestinya hanya dibaca sebagai persoalan hukum
OPINI
JAKARTA Bulan Muharram kembali menjadi penanda awal Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Selain termasuk salah satu bulan yang dimuliakan dala
AGAMA
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 kembali menjadi salah satu skema pembiayaan yang banyak diminati pelaku Usaha Mikro,
EKONOMI
JAKARTA Pasar ponsel pintar Samsung di Indonesia kembali bergerak dinamis memasuki pertengahan 2026. Sejumlah lini Galaxy, mulai dari ke
SAINS DAN TEKNOLOGI
TABANAN Pemerintah Kabupaten Tabanan menekankan pentingnya peran operator desa dalam memperkuat publikasi pembangunan berbasis data desa
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut untuk mempercepat pelaksa
PEMERINTAHAN