BREAKING NEWS
Selasa, 17 Februari 2026

Terungkap Motif Ayah Gorok Leher Anak Kandung yang Sedang Tidur Lelap!

BITVonline.com - Rabu, 19 Juni 2024 09:55 WIB
Terungkap Motif Ayah Gorok Leher Anak Kandung yang Sedang Tidur Lelap!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SERANG BANTEN -Sebuah kejadian tragis mengguncang Kampung Cibarugbug, Desa Citaman, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Seorang ayah berinisial A (30 tahun) ditangkap oleh pihak kepolisian karena diduga membunuh anak kandungnya sendiri, seorang bocah berusia tiga tahun yang bernama N. Peristiwa mengerikan ini terjadi ketika korban tertidur lelap, ayahnya menggorok lehernya dengan menggunakan sebilah golok.

Kasatreskrim Polresta Serang Kota, Kompol Hengky Kurniawan, mengungkapkan bahwa pelaku sempat melarikan diri namun akhirnya berhasil diamankan. Pemeriksaan terhadap pelaku sedang intens dilakukan, termasuk pemeriksaan kejiwaan untuk memahami motif di balik perbuatan mengerikan ini.

“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa pelaku terlibat dalam ilmu kebatinan, dengan keyakinan bahwa melakukan tindakan tersebut akan membawa perubahan ekonomi yang lebih baik baginya,” ujar Hengky dalam konferensi persnya pada Rabu (19/6/2024).

Menurut Hengky, pelaku menggunakan golok untuk mengakhiri nyawa anaknya sendiri dengan cara yang kejam. Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar dan memicu kecaman luas di masyarakat.

Pelaku dijerat dengan Pasal 76 C Jo 80 ayat 3 dan ayat 4 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga 3 miliar rupiah. Ancaman hukuman ini dapat diperberat karena pelaku adalah ayah kandung korban, yang menambah tragisitas dari kejahatan yang dilakukannya.

Kasus ini terus menjadi sorotan dalam penyelidikan kepolisian untuk mengungkap semua fakta dan memberikan keadilan bagi korban yang tak berdaya. Publik menanti perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang sedang berlangsung terkait kasus ini.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru