Pemkab Batu Bara Tegaskan Transformasi Batra Berjaya Demi Penguatan BUMD dan Peningkatan PAD
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum FraksiFraksi
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Rumor mengenai rencana revisi Undang-Undang Keuangan Negara untuk meningkatkan batasan defisit anggaran menjadi sorotan utama setelah anggota Bidang Keuangan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Thomas Djiwandono, memberikan klarifikasi tegas. Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Rabu (19/6/2024), Thomas membantah bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming tidak memiliki rencana untuk mengerek batasan defisit hingga melebihi 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Thomas menjelaskan bahwa kebijakan fiskal Prabowo akan tetap berada dalam koridor kehati-hatian, sesuai dengan prinsip-prinsip yang dipegang teguh oleh timnya. “Prabowo hingga saat ini belum menetapkan target khusus untuk tingkat utang dan akan mematuhi batasan hukum terkait ukuran-ukuran fiskal,” ungkapnya.
Fokus KebijakanDiskusi antara Tim Gugus Tugas Prabowo-Gibran dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani lebih difokuskan pada peningkatan pendapatan, peninjauan ulang pengeluaran, serta pemberian ruang anggaran untuk program-program prioritas seperti makan siang gratis. “Defisit anggaran tahun 2025 akan tetap di bawah 3% dari PDB dan akan selalu mematuhi batas yang diatur,” tambah Thomas.
Perhatian Lembaga Pemeringkat dan InvestorKebijakan fiskal yang diimplementasikan oleh pemerintah Prabowo sangat dipantau oleh lembaga pemeringkat dan investor, terutama mengingat janji program-program mahal yang diunggulkan sebelum pemilihan umum. “Kehati-hatian fiskal tetap menjadi fokus utama dalam menjaga reputasi kestabilan ekonomi Indonesia,” tegasnya.
Pernyataan PrabowoDalam kesempatan terpisah, Prabowo juga memberikan tanggapannya terkait isu utang luar negeri Indonesia, menegaskan bahwa saat ini utang belum mencapai 40% dari PDB dan masih dalam batas yang aman. “Utang harus digunakan untuk pembangunan industri atau kegiatan produktif guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ucapnya.
Rencana APBN 2025Sementara itu, rencana awal untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 telah mempertimbangkan batas defisit yang mendekati aturan UU Keuangan Negara, yakni sekitar 2,82% dari PDB. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan fiskal dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
KesimpulanDengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dan pelaku ekonomi dapat memahami bahwa kebijakan ekonomi Prabowo-Gibran akan tetap mengedepankan kehati-hatian fiskal sebagai fondasi utama dalam pembangunan nasional. Semua langkah akan diarahkan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan stabilitas keuangan yang kuat bagi Indonesia.
(n/014)
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum FraksiFraksi
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum FraksiFraksi
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menempatkan sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga (K
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh ekonomi nasional yang terdiri dari mantan menteri hingga eks Gubernur Bank
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat ke l
EKONOMI
LANGKAT Seorang pemuda bernama M Sahili alias MS (21) tewas usai dikeroyok dan ditusuk sekelompok pria di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk BUMN khusus ekspor sumber daya alam
NASIONAL
BANTUL Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan ekonomi Indonesia sedang lesu di tengah maraknya keluhan soal sulitnya l
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mendesak pemerintah Indonesia membawa kasus dugaan penyiksaan terhadap sembilan warga neg
INTERNASIONAL
JAKARTA Majelis Etik Ombudsman RI akan memeriksa Ketua Ombudsman RI nonaktif, Hery Susanto, terkait dugaan pelanggaran kode etik dan kod
NASIONAL