RI Dapat Hibah Kapal Induk dari Italia, Perkuat Bantuan Kemanusiaan dan Tanggap Darurat
JAKARTA Indonesia menerima hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari pemerintah Italia, yang akan difokuskan untuk operasi militer selai
NASIONAL
MALUKU -Polemik seleksi Paskibraka Nasional mengemuka kembali setelah salah seorang calon peserta, Kristianie Lumatalale, mendapati namanya dicoret secara mendadak dari daftar yang semula sudah dinyatakan lolos. Sebuah kejadian yang mengundang kontroversi dan kekecewaan mendalam, tidak hanya dari pihak Kristianie dan keluarganya, tetapi juga dari masyarakat yang mengikuti perkembangan seleksi tersebut.
Sebelumnya, Kristianie bersama tiga temannya telah mengukir prestasi gemilang dengan meraih nilai tertinggi dalam seleksi daerah di Provinsi Maluku. Namun, harapan mereka untuk mewakili daerahnya di tingkat nasional kandas setelah hasil pemeriksaan kesehatan mengungkapkan bahwa Kristianie dan dua temannya tidak memenuhi syarat kesehatan yang ditetapkan.
Menanggapi hal ini, Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku, Daniel Indey, dalam keterangan , menyatakan bahwa proses seleksi telah dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur yang berlaku. Meskipun Kristianie dan tiga temannya sebelumnya telah dinyatakan lolos, hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan menjelang keberangkatan ke Jakarta menunjukkan ketidaksesuaian dengan standar yang ditetapkan.
“Hasil dari medical check up ini menunjukkan bahwa tiga dari empat peserta yang sebelumnya dinyatakan lolos, termasuk Kristianie, tidak memenuhi syarat kesehatan yang ditetapkan,” ujar Daniel saat ditemui di kantornya.
Daniel juga menegaskan bahwa keputusan untuk memanggil kembali tiga peserta lainnya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan adalah hasil koordinasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mengelola seleksi nasional Paskibraka.
Tuduhan Nepotisme dan Tanggapan ResmiKasus ini tidak luput dari spekulasi di masyarakat, yang menuding panitia seleksi dan pihak Kesbangpol melakukan praktik nepotisme dalam penggantian peserta. Namun, Daniel dengan tegas membantah tuduhan tersebut.
“Spekulasi mengenai adanya nepotisme dalam seleksi ini adalah tidak berdasar. Hasil dari seleksi, termasuk tes kesehatan, telah disampaikan dengan jujur kepada semua peserta yang terlibat,” papar Daniel seraya menegaskan bahwa transparansi adalah kunci dari seluruh proses seleksi yang dilakukan.
Namun demikian, kekecewaan dari pihak keluarga Kristianie tetap mengemuka. Ibunya, Loce Wattimena, menegaskan bahwa proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan tidak dilakukan secara transparan. Menurutnya, informasi mengenai ketidakmemenuhi syarat kesehatan putrinya disampaikan oleh pihak lain, bukan dari panitia seleksi.
“Kami merasa bahwa prosesnya tidak transparan. Informasi mengenai hasil pemeriksaan kesehatan Kristianie tidak pernah disampaikan langsung oleh panitia,” ucap Loce dengan nada kekecewaan.
Langkah-Langkah SelanjutnyaDi tengah polemik ini, Gerakan Mahasiswa Alifuru (Gemafuru) turut angkat bicara dengan menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Provinsi Maluku. Mereka menyoroti dugaan praktik nepotisme dalam seleksi Paskibraka Nasional dan menuntut agar proses seleksi dilakukan secara adil dan transparan.
“Kami menuntut agar panitia seleksi memberikan penjelasan yang jelas dan transparan mengenai seleksi ini. Tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang merugikan dan tidak adil,” tegas Welrinto Luturmas, Korlap Aksi Demo.
KesimpulanPolemik seleksi Paskibraka Nasional kali ini telah mengungkap berbagai tantangan dan tudingan yang harus dihadapi oleh panitia seleksi. Meskipun telah ada penjelasan resmi dan koordinasi dengan BPIP terkait hasil pemeriksaan kesehatan, kekecewaan dari pihak yang terkena dampak tetap menjadi catatan serius. Transparansi dan integritas proses seleksi menjadi titik krusial yang harus dipertahankan agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga penyelenggara seleksi tetap terjaga.
Dalam konteks ini, pihak terkait diharapkan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat guna menyelesaikan polemik ini secara adil dan berkeadilan, serta menjaga integritas seluruh proses seleksi di masa yang akan datang.
(N/014)
JAKARTA Indonesia menerima hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari pemerintah Italia, yang akan difokuskan untuk operasi militer selai
NASIONAL
SERDANG BEDAGAI Aktivitas pagi di Pasar Rakyat Perbaungan, Kelurahan Batang Terab, Kecamatan Perbaungan, mendadak ricuh, Rabu (25/2/2026
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menerima hasil opini Ombudsman RI terkait Penilaian Maladministrasi Pelayanan
PEMERINTAHAN
DENPASAR Kepolisian Daerah Bali menggelar buka puasa bersama insan pers sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim, Selasa (25/2/20
NASIONAL
PANDAN Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama Caritas Indonesia menandatangani Kesepakatan Bersama untuk program peningk
PEMERINTAHAN
BATAM Jaksa Penuntut Umum (JPU) tetap pada tuntutan pidana mati terhadap Anak Buah Kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadhan, dalam kasus p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong seluruh kepala daerah memanfaatkan program Tiga Juta Rumah sebagai upaya
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) mempertanyakan dasar hukum para terdakwa menjual 8.077 hektar tanah berstatus Hak Guna Usaha (HGU) PTPN1
AMMAN Presiden Prabowo Subianto menerima apresiasi dari Raja Abdullah II atas komitmen Indonesia dalam memperjuangkan solusi dua negara
INTERNASIONAL
AMMAN Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi dalam mendorong perdamaian berkelanjutan di Timu
INTERNASIONAL