Komisi X DPR Dukung Larangan AI Instan di Sekolah, Siswa Tak Boleh Malas Mikir
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
JAKARTA –Monumen Nasional (Monas) Jakarta menjadi saksi kehadiran ribuan pengunjung dari dalam dan luar negeri yang memilih menghabiskan libur panjang Idul Adha di tengah gemerlap ibu kota. Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Isa Sarnuri, kawasan Monas memeriahkan suasana dengan kedatangan 2.217 orang antara pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Isa Sarnuri memerinci bahwa kunjungan tersebut terdiri dari berbagai kalangan, dengan rincian 1.640 orang dewasa, 497 anak-anak, dan 80 wisatawan mancanegara. Fenomena ini menunjukkan popularitas Monas sebagai destinasi favorit untuk mengisi waktu luang, terutama di tengah libur panjang yang dirayakan dengan penuh semangat.
Monumen Nasional, yang merupakan ikon kebanggaan Jakarta, tidak hanya menawarkan pemandangan megah dari puncaknya, tetapi juga memperkaya pengalaman wisata dengan museum-museum bersejarah di dalamnya. Tiket masuk ke kawasan pelataran puncak, termasuk Museum, Ruang Kemerdekaan, dan pelataran puncak, memiliki tarif sebesar Rp 24.000 untuk dewasa, Rp 6.000 untuk anak-anak/pelajar, dan Rp 13.000 untuk mahasiswa.
Bagi para pengunjung yang lebih tertarik menjelajahi museum, termasuk Ruang Museum, Ruang Kemerdekaan, dan Pelataran Cawan, tiket masuknya seharga Rp 8.000 untuk dewasa, Rp 3.000 untuk anak-anak/pelajar, dan juga Rp 13.000 untuk mahasiswa. Informasi harga tiket ini memberikan gambaran tentang keberagaman fasilitas yang ditawarkan Monas, memungkinkan pengunjung untuk menyesuaikan kunjungan mereka sesuai minat dan budget.
Selain menawarkan pengalaman sejarah dan keindahan arsitektur, Monas juga menjalankan program kartu JakCard yang mempermudah pengunjung dalam bertransaksi dan memberikan diskon menarik bagi rombongan dengan minimal 30 orang. Kartu JakCard dapat digunakan oleh lebih dari satu orang dan diisi dengan saldo awal sebesar Rp 20.000 dengan harga pembelian Rp 50.000.
Selama libur panjang Idul Adha ini, Monas juga menunjukkan peran strategisnya sebagai magnet wisata yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan edukasi sejarah yang berharga. Kunjungan ribuan wisatawan yang mengalir ke Monas hari ini tidak hanya memperkaya pengalaman mereka, tetapi juga mengukuhkan posisi Monas sebagai destinasi unggulan di tengah gemerlap Jakarta yang terus berkembang.
Dengan begitu, Monas tidak hanya menjadi monumen bersejarah tetapi juga menjadi bagian dari narasi perjalanan liburan yang tak terlupakan bagi masyarakat lokal dan mancanegara yang mengunjunginya. Suasana ramai dan antusiasme pengunjung yang terus bertambah menunjukkan bahwa Monas tetap menjadi salah satu tujuan utama dalam agenda liburan di Jakarta.
(N/014)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa nilai tukar rupiah berada dalam kondisi hancur. Pernyataan terseb
EKONOMI
MEDAN Anggota DPRD Sumatera Utara Hendra Cipta meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk meninjau ulang kebijakan honor bagi Tenag
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai Iran merupakan bangsa Arya yang tidak mudah ditaklukkan, meski
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus melaksanakan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI meny
NASIONAL
JAKARTA Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq membantah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberanta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Paripurna Kabinet di Istana Merdeka, Jumat (13/3/2026), untuk memastikan mudik Lebaran 2
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan terus menyelidiki kasus pembunuhan seorang wanita berinisial RS (19) yang jasadnya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia jauh dari yang disebut moratmarit. Pernyataan
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 27 orang, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL