BREAKING NEWS
Kamis, 02 April 2026

Study Tour siswa-siswi SMP Negeri 3 Depok, Sleman, DIY Mengalami Kecelakaan di Bali , Tak Ada Korban Jiwa

BITVonline.com - Senin, 20 Mei 2024 07:25 WIB
Study Tour siswa-siswi SMP Negeri 3 Depok, Sleman, DIY Mengalami Kecelakaan di Bali , Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BALI -Peristiwa kecelakaan bus yang mengangkut rombongan siswa-siswi SMP Negeri 3 Depok, Sleman, DIY di Bali pada Sabtu (18/5) menimbulkan keprihatinan dan pertanyaan akan keamanan dalam melakukan perjalanan wisata atau study tour. Kecelakaan yang menimpa bus tersebut, yang tertimpa tiang listrik saat dalam perjalanan dari Bedugul, Bali, menjadi titik fokus utama bagi para pembuat kebijakan dan pihak terkait di dunia pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana, menegaskan bahwa meskipun kecelakaan tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa, namun hal ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan dalam setiap kegiatan wisata atau study tour. “Korban jiwa enggak ada, semua baik-baik saja,” ungkap Ery saat dihubungi.

Dugaan penyebab robohnya tiang listrik yang menimpa bus adalah konstruksi yang lemah, sehingga tiang tersebut tumbang saat kabel yang menggantung tersangkut pada bagian atas belakang badan bus. “Ini kejadian saat bus pelajar dalam perjalanan pulang dari Bedugul, lalu melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk kembali ke Yogya,” jelas Ery.

Sebagai langkah penanganan, bus yang mengalami kecelakaan segera diganti dengan unit lain yang didatangkan oleh perusahaan bus asal Jember, Jawa Timur. “Bus pengganti yang dikirimkan juga bus yang masih cukup baru, produksi tahun 2022,” tambah Ery.

Peristiwa ini juga menjadi momentum bagi Dinas Pendidikan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan karya wisata siswa. Ery menyatakan bahwa sekolah di wilayah Kabupaten Sleman wajib melapor ke dinas pendidikan setempat jika hendak menggelar karya wisata. “Jika ada sekolah yang menggelar study tour tanpa izin dan kami mengetahuinya, maka study tour tahun berikutnya tidak akan kami izinkan,” tegasnya.

Ery juga menjelaskan bahwa pemeriksaan kelayakan kendaraan pengangkut siswa-siswi adalah syarat mutlak sebelum izin kegiatan diberikan. “Perlunya sekolah mendapatkan izin ke dinas jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan study tour atau outing class untuk diteruskan ke dinas perhubungan agar dapat melakukan pengecekan armada yang digunakan siswa,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi panggilan bagi semua pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam setiap kegiatan pendidikan di luar kelas. Kebijakan yang tegas dan penegakan aturan yang konsisten menjadi kunci dalam menjaga keselamatan siswa-siswi dalam perjalanan wisata atau study tour.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru