"Sihir Politik" Jokowi
OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw
OPINI
JAKARTA -Saryatun, seorang Agen BRILink di Jakarta, telah menunjukkan bahwa kesuksesan dalam bisnis tidak selalu diukur dari jumlah tetapi dari kualitas pelayanan dan niat tulus untuk membantu masyarakat. Meskipun jumlah agen BRILink terus bertambah, Saryatun melihatnya sebagai kesempatan untuk melayani konsumennya dengan lebih baik, tanpa memandang status sosial atau jumlah transaksi yang kecil.
Sejak sepuluh tahun lalu, Saryatun telah membangun reputasi yang baik di komunitasnya. Dengan sikap ramah dan pelayanan tanpa pilih-pilih, ia berhasil mendapatkan kepercayaan dari berbagai kalangan, termasuk tetangga sekitar dan orang-orang dari luar daerah yang singgah di wilayahnya.
Dalam wawancara dengan Okezone.com, Saryatun membagikan pengalaman dan motivasinya menjadi Agen BRILink. Bagi Saryatun, menjadi agen bukan sekadar mencari tambahan penghasilan, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu tetangga dan masyarakat sekitar. Karena itulah, ia tidak menghiraukan transaksi dengan nominal kecil atau pembayaran dengan uang receh.
Berbicara tentang pelanggannya, Saryatun menceritakan tentang keragaman profesi dan latar belakang ekonomi. Dari penjual ayam potong hingga tukang tahu bulat, semuanya menggunakan jasa BRILink miliknya. Bahkan, ada pelanggan yang biasa melakukan transfer uang pada jam-jam tidak lazim seperti tengah malam, dengan nominal uang receh sebesar Rp2.000. Meskipun demikian, Saryatun tidak merasa terganggu atau menolak melayani mereka.
Tentu saja, menjadi agen BRILink bukan tanpa tantangan. Saryatun mengakui bahwa ada agen lain yang menolak menerima uang receh, tetapi bagi Saryatun, semua uang memiliki nilai yang sama dan layak untuk diterima. Sikap ini juga memperlihatkan komitmen Saryatun untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumennya, tanpa pandang bulu.
Selain melayani konsumen dalam transaksi keuangan, Saryatun juga menjalankan bisnis pulsa dan camilan di rumahnya. Dia siap melayani kapan pun konsumennya membutuhkan, bahkan dengan melakukan janjian khusus untuk memastikan layanan yang terbaik.
Kisah sukses dan niat tulus Saryatun dalam membantu masyarakat lewat Agen BRILink juga telah diakui oleh Bank BRI dengan memberikan reward sebagai agen yang memiliki transaksi banyak. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari angka, tetapi dari dedikasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.
Dalam konteks yang lebih luas, kisah Saryatun menginspirasi kita semua untuk tidak hanya fokus pada keuntungan semata, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial. Sikap tulus dan pelayanan yang baik adalah kunci untuk membangun hubungan yang kuat dengan konsumen dan memberikan dampak positif dalam komunitas.
(N/014)
OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw
OPINI
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat atau KUR Mandiri 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UM
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengungkapkan terdapat 335 perusahaan pemilik konsesi yang berada di kawasan lahan terba
NASIONAL
TOBA Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Bintang Timur Balige (BTB), Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, menjadi perhat
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana membenahi dan meninjau ulang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama dalam menentukan pengel
EKONOMI
MEDAN Sistem split payment pajak restoran melalui Qresto mulai diterapkan di Kota Medan. Sejak program tersebut diberlakukan, sebanyak 4
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Parit di Dusun 15, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terbakar pada Jumat mala
PERISTIWA
LAMPUNG Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Resort Kuala Penet, Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung
PERISTIWA
JAKARTA Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan pada Agustus 2026 tidak hanya mengancam
NASIONAL