Hakim Bacakan Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Sore Ini
JAKARTA Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Richard Edwin Basoeki, dijadwalkan membacakan putusan praperadilan yang diajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Menjelang pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, desas-desus mengenai komposisi kabinet Indonesia Maju semakin ramai diperbincangkan. Salah satu kabar yang paling menarik perhatian adalah kemungkinan diangkatnya empat lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang sebagai menteri. Hal ini mencuat dalam pernyataan yang disampaikan oleh Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo sekaligus Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas).
Dalam sebuah siaran video di YouTube pada Selasa, 10 September 2024, Hashim mengungkapkan, “Saya bisa katakan di kabinet Prabowo sekarang ini ada beberapa alumni SMA Taruna Nusantara yang jadi menteri. Saya sudah hitung dua, tiga, empat mungkin. Lulusan SMA Taruna Nusantara bakal jadi menteri di kabinet yang baru ini dibentuk.”
Alumni Taruna Nusantara dan Potensi MerekaLulusan SMA Taruna Nusantara memang telah lama dikenal sebagai individu-individu yang disiplin dan kompeten dalam berbagai bidang, mulai dari politik hingga bisnis. Beberapa di antara mereka kini diprediksi akan mengisi posisi strategis dalam Kabinet Indonesia Maju. Berikut adalah nama-nama yang diperkirakan akan menjadi bagian dari kabinet tersebut:
SudaryonoSudaryono saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian dan memiliki pengalaman panjang dalam dunia politik dan bisnis. Sebagai kader Partai Gerindra, Sudaryono pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra di Jawa Tengah. Di luar politik, ia juga aktif di sektor perdagangan dan pertahanan, menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) serta CEO PT Indonesian Defense and Security Technologies. Pengalaman Sudaryono yang luas membuatnya menjadi kandidat kuat untuk posisi menteri dalam kabinet mendatang. Simon Aloysius Mantiri
Simon Aloysius Mantiri adalah sosok penting dalam sektor energi, menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina sejak awal 2024. Mantiri dikenal sebagai salah satu pendukung kuat Prabowo Subianto, terutama dalam kampanye Pilpres 2024. Pengalamannya dalam dunia korporasi dan kedekatannya dengan Prabowo menjadikannya calon yang potensial untuk mengisi posisi di kementerian, khususnya terkait dengan sektor energi atau ekonomi. Oki Muriza
Oki Muriza adalah seorang peneliti terkemuka dalam bidang teknik kimia dan pernah menjadi Associate Professor di King Fahd University of Petroleum and Minerals, Arab Saudi. Dengan latar belakang akademik yang luar biasa, Muriza merupakan kandidat potensial untuk mengisi posisi di kementerian terkait ilmu pengetahuan, teknologi, atau energi. Muriza adalah lulusan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan melanjutkan studi pasca-sarjana di Technische Universiteit Eindhoven, Belanda. Rachmat Kaimuddin
Rachmat Kaimuddin adalah nama lain yang mencuat sebagai calon menteri. Saat ini, ia menjabat sebagai direktur PT Bukalapak dan memiliki latar belakang kuat di sektor perbankan dan teknologi. Pengalamannya sebagai direktur di Bank Bukopin serta pengalamannya di Boston Consulting Group memperkuat posisinya sebagai calon untuk mengisi posisi menteri yang berhubungan dengan ekonomi digital atau industri teknologi. Prediksi Pengamat
Direktur Riset & Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI, Ibnu Dwi Cahyo, turut menambahkan nama-nama kandidat lainnya yang diperkirakan akan mengisi posisi strategis di kabinet Prabowo-Gibran. Selain empat nama di atas, Cahyo juga menyebutkan kemungkinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), anak sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga merupakan alumni SMA Taruna Nusantara, untuk turut bergabung dalam kabinet.
Beberapa nama lain yang disebut berasal dari kalangan partai politik, khususnya Gerindra, seperti Prasetyo Hadi dan Sugiono, juga dipertimbangkan untuk mengisi posisi menteri. Menurut Cahyo, penunjukan menteri dari kalangan alumni Taruna Nusantara ini sejalan dengan visi Prabowo yang ingin membentuk “kabinet zaken”, yakni kabinet yang diisi oleh para profesional yang kompeten di bidangnya.
Kabinet Zaken: Abaikan Kader Partai?Sejalan dengan itu, muncul pula spekulasi bahwa kabinet Prabowo akan lebih mengutamakan profesional dan ahli di berbagai sektor, ketimbang memberikan posisi kepada kader-kader partai politik. Beberapa pengamat menyebut bahwa Prabowo ingin memastikan kabinetnya diisi oleh individu-individu yang tidak hanya setia, tetapi juga memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi untuk memajukan Indonesia.
Namun, langkah ini tidak sepenuhnya tanpa kritik. Beberapa pihak, terutama dari partai koalisi, menyuarakan ketidakpuasan mereka jika nantinya para kader partai dikesampingkan demi memberi ruang kepada para profesional. Meski begitu, Prabowo diprediksi akan tetap memberikan keseimbangan antara pengangkatan kader partai dan profesional, seperti yang terlihat dalam berbagai prediksi yang beredar.
Dengan semakin dekatnya pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pemimpin negara, spekulasi mengenai kabinet baru terus berkembang. Apakah lulusan SMA Taruna Nusantara benar-benar akan mendominasi kabinet baru ini, ataukah Prabowo akan memberikan ruang lebih bagi kader partai politik, masih harus ditunggu hingga pengumuman resmi. Yang jelas, semua mata kini tertuju pada siapa yang akan terpilih untuk mengemban tugas berat membangun Indonesia dalam periode pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.
(N/014)
JAKARTA Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Richard Edwin Basoeki, dijadwalkan membacakan putusan praperadilan yang diajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan tingkat bantuan sosial atau bansos yang salah sasaran sem
EKONOMI
MEDAN Hendra Pawarna Batubara, eks Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal, ingin kembali menata k
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas akan berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menentukan status jabatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut lebih aktif turun ke lapangan untu
NASIONAL
SERGAI Kecelakaan antara kereta api Siantar Ekspres dan mobil Toyota Avanza terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusu
PERISTIWA
MEDAN Personel gabungan Polsek Medan Area kembali menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba di kawasan Gang Jati I
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan mendorong penguatan keterbukaan informasi publik hingga ke tingkat satuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani menegaskan pemilihan umum tetap digelar pada 2029. Pernyataan itu disampaikan
POLITIK