Teman Kuliah Kerja Nyata Jokowi Akan Bersaksi, Sidang Gugatan Ijazah Berlanjut
SOLO Sidang gugatan ijazah Presiden Joko Widodo, yang diajukan melalui mekanisme citizen lawsuit, kembali menjadi sorotan publik. Pekan
POLITIK
JAKARTA –Momen wisuda program sarjana dan sarjana terapan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis (29/8) diwarnai oleh aksi simbolis dari sejumlah wisudawan yang mengangkat poster bertuliskan “Peringatan Darurat.” Poster ini menggarisbawahi protes sosial yang terjadi menyusul kontroversi politik seputar revisi Undang-Undang Pilkada.
Sejak pekan lalu, istilah “Peringatan Darurat” telah menjadi trending topic di media sosial sebagai bentuk protes masyarakat terhadap pengabaian konstitusi oleh para elite politik. Aksi protes ini muncul sebagai reaksi terhadap dugaan pengkhianatan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui revisi UU Pilkada. Protes massal yang berlangsung pada Kamis (22/8) lalu, berhasil memaksa DPR untuk membatalkan pengesahan revisi UU tersebut.
Pada hari kedua wisuda, momen ini semakin mencuri perhatian saat wisudawan terlihat memegang poster “Peringatan Darurat” dalam siaran langsung yang ditayangkan di channel resmi UGM. Wisudawan-wisudawan tersebut menjadi sorotan ketika poster-poster tersebut diangkat menjelang akhir acara wisuda, yang dimulai pada pukul 08.00 WIB.
Pada hari pertama wisuda, tema “darurat demokrasi” telah diangkat dalam pidato perwakilan wisudawan, yang mendapatkan sambutan tepuk tangan meriah dari hadirin. Pesan ini merupakan refleksi dari suasana politik dan sosial yang sedang memanas di Indonesia, serta kekhawatiran akan kondisi demokrasi di tanah air.
Aksi simbolis ini tidak hanya dilakukan oleh wisudawan, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mahasiswa UGM dan elemen masyarakat lainnya, termasuk mereka yang aktif dalam gerakan #kawalputusanMK, telah terlibat dalam aksi damai bertajuk Jogja Memanggil. Aksi tersebut juga digelar di kawasan Gejayan pada hari yang sama.
Aksi Protes dan Penerimaan Masyarakat
Dalam beberapa hari terakhir, ribuan akademisi dan tenaga pendidikan (tendik) di UGM dan kampus-kampus lain turut menyuarakan pernyataan sikap “Darurat Demokrasi Indonesia” yang terdiri dari lima poin utama. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya pemenuhan prinsip-prinsip demokrasi, perlunya perlindungan konstitusi, dan mendesak para pejabat publik untuk menegakkan aturan hukum secara adil.
Pernyataan sikap ini menggambarkan kekhawatiran mendalam mengenai integritas sistem demokrasi dan tata kelola pemerintahan di Indonesia. Gerakan ini juga menggarisbawahi ketidakpuasan terhadap upaya-upaya revisi yang dianggap bertentangan dengan semangat konstitusi dan kepentingan publik.
Konsekuensi Sosial dan Politikal
Gerakan ini merupakan bentuk refleksi dari ketidakpuasan yang meluas di kalangan masyarakat akademik dan publik luas terhadap proses-proses politik yang dianggap tidak transparan atau tidak akuntabel. Wisuda UGM yang penuh dengan simbolik protes ini menunjukkan bagaimana generasi muda, yang sering kali menjadi motor penggerak perubahan, berusaha menyuarakan pandangan mereka dalam forum-forum formal sekalipun.
Momen ini juga mencerminkan keterhubungan antara dunia akademik dan dinamika sosial-politik yang lebih luas. Para wisudawan tidak hanya merayakan pencapaian akademis mereka, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu yang mempengaruhi masa depan negara mereka.
Dengan semakin banyaknya dukungan untuk gerakan protes ini dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa, akademisi, dan tenaga pendidikan, diharapkan akan ada dampak signifikan dalam memperbaiki dan memperkuat demokrasi di Indonesia. Aksi-aksi seperti ini mencerminkan harapan dan kekhawatiran yang mendalam mengenai masa depan politik dan hukum di negara ini.
(N/014)
SOLO Sidang gugatan ijazah Presiden Joko Widodo, yang diajukan melalui mekanisme citizen lawsuit, kembali menjadi sorotan publik. Pekan
POLITIK
MEDAN Almuqarrom Natapradja, mantan Camat Medan Maimun, resmi dicopot dari jabatannya setelah terbukti menyalahgunakan Kartu Kredit Peme
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebuah video yang memperlihatkan aksi arogan pasangan pengendara motor viral di media sosial. Sejoli tersebut terekam merokok sam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) setelah rapat paripurna
POLITIK
JEMBRANA Sidang seorang wartawan yang kisah hidupnya sarat pengabdian digelar di Pengadilan Negeri Jembrana, sore ini. Jro Mangku Putu S
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sidang perdana gugatan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap PT Tri Bahtera Srikandi (PT TBS) atas dugaan penyebab banjir dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menegaskan upaya penertiban perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran huku
NASIONAL
BANDA ACEH Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, H. Malik Musa SH, MH, bersilaturahim dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhamma
NASIONAL
ASAHAN, SUMUT Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di Desa Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asaha
NASIONAL
JAKARTA Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang melapor ke Kedutaan Besar RI di Phnom Penh, Kamboja, terus meningkat seiring upaya pemb
HUKUM DAN KRIMINAL