Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
SUKABUMI - Seorang pria bernama Suherlan alias Samson ditemukan meninggal dunia di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (21/2/2025). Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Sukabumi, IPTU Hartono, peristiwa tersebut terjadi setelah korban terlibat keributan dengan seorang santri.
Hartono menjelaskan bahwa korban, yang diketahui memiliki gangguan jiwa (ODGJ), terlibat dalam serangkaian kejadian yang memicu keributan. "Ini masih dalam tahap penyelidikan. Kejadian tersebut sudah berlangsung sejak dzuhur, di mana Samson mulai berulah dan pada waktu Ashar dia membawa golok, lalu bertemu dengan seorang santri dan menyerang hingga santri ini terjatuh di parit setelah adanya perlawanan," ungkap Hartono.
Setelah keributan tersebut, Samson menjadi sasaran massa, dan dilaporkan meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB. Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dan berusaha mendapatkan gambaran utuh mengenai kejadian tersebut dengan mengumpulkan saksi-saksi dan terduga pelaku. Pengumpulan saksi rencananya berlangsung di Polres Sukabumi pada Jumat malam.
Namun, Hartono menambahkan bahwa terjadi miskomunikasi antara pihak kepolisian dengan warga. Warga salah paham mengira bahwa tokoh agama yang hadir, termasuk ustaz, akan ditahan. "Kami mengundang ustaz dan tokoh masyarakat, serta Forkopimcam, RT/RW yang melihat kejadian untuk memberikan penjelasan. Tapi warga salah paham dan mengira ustadz mau ditahan," jelasnya.
Pihak kepolisian juga telah berkomunikasi dengan keluarga korban. Menurut Hartono, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memahami kejadian itu sebagai takdir. "Kami sudah bertemu dengan keluarga korban, mereka menerima dan memahami kejadian ini sebagai takdir. Kami berusaha secara persuasif untuk menyerahkan diri terduga pelaku," ujar Hartono.
(km/p)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL