Harga Cabai Rawit Masih Pedas! Tembus Rp71.600 per Kg, Telur Ayam Rp29.800
JAKARTA Harga cabai rawit merah masih berada di level tinggi pada perdagangan Rabu (24/6/2026) pagi. Berdasarkan data Pusat Informasi Ha
EKONOMI
BITVONLINE.COM -Sejarah dunia dipenuhi dengan kisah penjajahan yang meninggalkan luka mendalam bagi bangsa-bangsa yang dijajah. Beberapa negara dikenal karena kekejaman mereka dalam menguasai wilayah asing, menindas penduduk lokal, dan bahkan melakukan genosida. Berikut adalah tujuh negara dengan sejarah penjajahan paling brutal, lengkap dengan jumlah korban dan akhir kekuasaan mereka.
1. Inggris: Kekaisaran yang Menyebabkan Jutaan Kematian
• Periode Penjajahan: Abad ke-17 – pertengahan abad ke-20
• Akhir Kekuasaan: Pasca-Perang Dunia II, kemerdekaan bagi banyak negara di Afrika dan Asia
• Jumlah Korban: Jutaan orang tewas akibat kebijakan kolonial, termasuk kelaparan Bengal / 1943 yang menewaskan sekitar 3 juta jiwa
Sebagai salah satu kekaisaran terbesar dalam sejarah, Inggris menguasai hampir seperempat dunia. Namun, ekspansi ini dibayar mahal dengan jutaan nyawa, seperti kelaparan yang disebabkan oleh eksploitasi ekonomi di India dan kekerasan brutal selama pemberontakan di Kenya dan Malaya.
2. Prancis: Dari Afrika hingga Asia, Warisan Berdarah Kolonialisme
• Periode Penjajahan: Abad ke-17 – pertengahan abad ke-20
• Akhir Kekuasaan: 1950-an – 1960-an, kemerdekaan bagi Aljazair, Vietnam, dan bekas jajahannya
• Jumlah Korban: Jutaan orang tewas dalam perang kemerdekaan, terutama di Aljazair 1954-1962 yang menelan lebih dari 1,5 juta korban
Prancis menggunakan kebrutalan luar biasa untuk mempertahankan wilayah koloninya. Di Aljazair, pasukan Prancis melakukan penyiksaan sistematis, eksekusi massal, dan pembantaian terhadap pejuang kemerdekaan dan warga sipil.
3. Belanda: Dari Perdagangan Rempah hingga Pembantaian di Indonesia
• Periode Penjajahan: Abad ke-17 – pertengahan abad ke-20
• Akhir Kekuasaan: 1949 kemerdekaan Indonesia
• Jumlah Korban: Ratusan ribu hingga jutaan orang tewas akibat eksploitasi dan perang
Belanda memanfaatkan sumber daya Indonesia secara brutal, termasuk sistem tanam paksa yang menyebabkan kelaparan massal. Selama Agresi Militer Belanda (1945-1949), puluhan ribu orang Indonesia tewas dalam operasi militer yang kejam.
4. Spanyol: Penjajahan Berdarah di Dunia Baru
• Periode Penjajahan: Abad ke-15 – abad ke-19
• Akhir Kekuasaan: Kehilangan sebagian besar koloninya pada awal abad ke-19
• Jumlah Korban: Diperkirakan 50-100 juta penduduk asli Amerika tewas akibat perang, perbudakan, dan penyakit
Spanyol dikenal sebagai penjajah pertama yang menaklukkan Amerika Latin. Penjajahan brutal ini menyebabkan kepunahan suku-suku asli seperti Aztec dan Inca, serta perbudakan jutaan orang.
5. Portugal: Perdagangan Budak dan Eksploitasi Afrika
• Periode Penjajahan: Abad ke-15 – abad ke-20
• Akhir Kekuasaan: 1975, dengan kemerdekaan Angola dan Mozambik
• Jumlah Korban: Ratusan ribu hingga jutaan korban akibat perbudakan dan eksploitasi
Sebagai pionir dalam perdagangan budak, Portugal memperbudak jutaan orang Afrika dan mengirim mereka ke Amerika. Jajahan seperti Angola dan Mozambik mengalami kehancuran ekonomi dan sosial akibat eksploitasi berkepanjangan.
6. Jerman: Genosida di Afrika yang Sering Terlupakan
• Periode Penjajahan: Akhir abad ke-19 – awal abad ke-20
• Akhir Kekuasaan: Kehilangan semua koloninya setelah Perang Dunia I
• Jumlah Korban: Ratusan ribu orang tewas, termasuk dalam Genosida Herero dan Namaqua di Namibia 1904-1908
Jerman mungkin lebih dikenal karena kekejaman Nazi, tetapi sebelum itu, mereka telah melakukan genosida di Afrika. Di Namibia, tentara Jerman membantai suku Herero dan Namaqua, menyebabkan kematian sekitar 100.000 orang.
7. Israel: Pendudukan yang Masih Berlangsung
• Periode Penjajahan: 1948 – sekarang
• Akhir Kekuasaan: Belum berakhir
• Jumlah Korban: Ratusan ribu warga Palestina tewas akibat konflik berkepanjangan
Sejak berdirinya pada tahun 1948, Israel telah menduduki wilayah Palestina dengan kekerasan, termasuk pengusiran massal dan serangan militer. Konflik ini terus menelan ribuan korban jiwa, terutama di Gaza dan Tepi Barat.
Luka Penjajahan Masih Membekas
Meskipun banyak dari negara-negara ini telah kehilangan kekuasaannya, dampak penjajahan masih terasa hingga hari ini. Eksploitasi ekonomi, ketimpangan sosial, dan konflik berkepanjangan adalah warisan dari masa lalu yang belum sepenuhnya terselesaikan.
AL/R05
JAKARTA Harga cabai rawit merah masih berada di level tinggi pada perdagangan Rabu (24/6/2026) pagi. Berdasarkan data Pusat Informasi Ha
EKONOMI
GORONTALO Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Provinsi Gorontalo untuk menghadiri puncak acara Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelay
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa proses pengungkapan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ti
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan segera memeriksa mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan W
HUKUM DAN KRIMINAL
BANGKALAN Presiden Prabowo Subianto sempat membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Mu
POLITIK
JAKARTA Cristiano Ronaldo kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa. Kapten Timnas Portugal itu
OLAHRAGA
MAJALAYA Pelarian Taufik Hidayat (30), terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya berinisial YTR (29), akhirnya berakh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan gaji guru dan pegawai negeri sipil (PNS) belum dapat ditingkatkan secara signifikan
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah telah menutup sekitar 240 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai tidak pr
EKONOMI
HOUSTON Timnas Portugal tampil perkasa saat membungkam Uzbekistan dengan skor telak 50 pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Houston
OLAHRAGA