BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

7 Negara dengan Penjajahan Paling Kejam dalam Sejarah: Dari Genosida hingga Eksploitasi Brutal

Redaksi - Sabtu, 08 Februari 2025 14:18 WIB
7 Negara dengan Penjajahan Paling Kejam dalam Sejarah: Dari Genosida hingga Eksploitasi Brutal
potret gambar kelaparan di wilayah benggala india pada tahun 1943
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -Sejarah dunia dipenuhi dengan kisah penjajahan yang meninggalkan luka mendalam bagi bangsa-bangsa yang dijajah. Beberapa negara dikenal karena kekejaman mereka dalam menguasai wilayah asing, menindas penduduk lokal, dan bahkan melakukan genosida. Berikut adalah tujuh negara dengan sejarah penjajahan paling brutal, lengkap dengan jumlah korban dan akhir kekuasaan mereka.

1. Inggris: Kekaisaran yang Menyebabkan Jutaan Kematian

• Periode Penjajahan: Abad ke-17 – pertengahan abad ke-20

• Akhir Kekuasaan: Pasca-Perang Dunia II, kemerdekaan bagi banyak negara di Afrika dan Asia

• Jumlah Korban: Jutaan orang tewas akibat kebijakan kolonial, termasuk kelaparan Bengal / 1943 yang menewaskan sekitar 3 juta jiwa

Sebagai salah satu kekaisaran terbesar dalam sejarah, Inggris menguasai hampir seperempat dunia. Namun, ekspansi ini dibayar mahal dengan jutaan nyawa, seperti kelaparan yang disebabkan oleh eksploitasi ekonomi di India dan kekerasan brutal selama pemberontakan di Kenya dan Malaya.

2. Prancis: Dari Afrika hingga Asia, Warisan Berdarah Kolonialisme

• Periode Penjajahan: Abad ke-17 – pertengahan abad ke-20

• Akhir Kekuasaan: 1950-an – 1960-an, kemerdekaan bagi Aljazair, Vietnam, dan bekas jajahannya

• Jumlah Korban: Jutaan orang tewas dalam perang kemerdekaan, terutama di Aljazair 1954-1962 yang menelan lebih dari 1,5 juta korban

Prancis menggunakan kebrutalan luar biasa untuk mempertahankan wilayah koloninya. Di Aljazair, pasukan Prancis melakukan penyiksaan sistematis, eksekusi massal, dan pembantaian terhadap pejuang kemerdekaan dan warga sipil.

3. Belanda: Dari Perdagangan Rempah hingga Pembantaian di Indonesia

• Periode Penjajahan: Abad ke-17 – pertengahan abad ke-20

• Akhir Kekuasaan: 1949 kemerdekaan Indonesia

• Jumlah Korban: Ratusan ribu hingga jutaan orang tewas akibat eksploitasi dan perang

Belanda memanfaatkan sumber daya Indonesia secara brutal, termasuk sistem tanam paksa yang menyebabkan kelaparan massal. Selama Agresi Militer Belanda (1945-1949), puluhan ribu orang Indonesia tewas dalam operasi militer yang kejam.

4. Spanyol: Penjajahan Berdarah di Dunia Baru

• Periode Penjajahan: Abad ke-15 – abad ke-19

• Akhir Kekuasaan: Kehilangan sebagian besar koloninya pada awal abad ke-19

• Jumlah Korban: Diperkirakan 50-100 juta penduduk asli Amerika tewas akibat perang, perbudakan, dan penyakit

Spanyol dikenal sebagai penjajah pertama yang menaklukkan Amerika Latin. Penjajahan brutal ini menyebabkan kepunahan suku-suku asli seperti Aztec dan Inca, serta perbudakan jutaan orang.

5. Portugal: Perdagangan Budak dan Eksploitasi Afrika

• Periode Penjajahan: Abad ke-15 – abad ke-20

• Akhir Kekuasaan: 1975, dengan kemerdekaan Angola dan Mozambik

• Jumlah Korban: Ratusan ribu hingga jutaan korban akibat perbudakan dan eksploitasi

Sebagai pionir dalam perdagangan budak, Portugal memperbudak jutaan orang Afrika dan mengirim mereka ke Amerika. Jajahan seperti Angola dan Mozambik mengalami kehancuran ekonomi dan sosial akibat eksploitasi berkepanjangan.

6. Jerman: Genosida di Afrika yang Sering Terlupakan

• Periode Penjajahan: Akhir abad ke-19 – awal abad ke-20

• Akhir Kekuasaan: Kehilangan semua koloninya setelah Perang Dunia I

• Jumlah Korban: Ratusan ribu orang tewas, termasuk dalam Genosida Herero dan Namaqua di Namibia 1904-1908

Jerman mungkin lebih dikenal karena kekejaman Nazi, tetapi sebelum itu, mereka telah melakukan genosida di Afrika. Di Namibia, tentara Jerman membantai suku Herero dan Namaqua, menyebabkan kematian sekitar 100.000 orang.

7. Israel: Pendudukan yang Masih Berlangsung

• Periode Penjajahan: 1948 – sekarang

• Akhir Kekuasaan: Belum berakhir

• Jumlah Korban: Ratusan ribu warga Palestina tewas akibat konflik berkepanjangan

Sejak berdirinya pada tahun 1948, Israel telah menduduki wilayah Palestina dengan kekerasan, termasuk pengusiran massal dan serangan militer. Konflik ini terus menelan ribuan korban jiwa, terutama di Gaza dan Tepi Barat.

Luka Penjajahan Masih Membekas

Meskipun banyak dari negara-negara ini telah kehilangan kekuasaannya, dampak penjajahan masih terasa hingga hari ini. Eksploitasi ekonomi, ketimpangan sosial, dan konflik berkepanjangan adalah warisan dari masa lalu yang belum sepenuhnya terselesaikan.

AL/R05

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru