BREAKING NEWS
Sabtu, 13 Juni 2026

Nuaiman, Sahabat Nabi yang Menghibur dengan Kejenakaan: Saat Ia Menjual Temannya!

Redaksi - Selasa, 25 Februari 2025 07:33 WIB
Nuaiman, Sahabat Nabi yang Menghibur dengan Kejenakaan: Saat Ia Menjual Temannya!
Ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -Di balik keberanian dan pengorbanan para sahabat dalam memperjuangkan Islam, ada kisah menarik tentang Sahabat Nuaiman bin Amr bin Rafa'ah yang dikenal dengan sifatnya yang konyol, cerdik, dan tak jarang membuat Nabi Muhammad SAW tertawa. Meskipun ia adalah seorang mujahid yang turut serta dalam Perang Badar, Nuaiman juga terkenal dengan kenakalannya, terutama karena kebiasaannya yang gemar meminum arak.

Nuaiman, yang berasal dari Madinah, adalah sahabat yang tidak hanya dikenal oleh Nabi Muhammad SAW, tetapi juga oleh seluruh umat Islam pada masa itu. Sifatnya yang lucu dan sering membuat ulah kadang-kadang membuat Nabi Muhammad merasa kesal. Namun, Nabi tetap menunjukkan kasih sayang kepada Nuaiman, bahkan setelah ia beberapa kali terlibat masalah akibat kebiasaan buruknya.

Salah satu kisah lucu yang paling terkenal adalah ketika Nuaiman menjual temannya sendiri, Suwaibith bin Harmalah. Suatu ketika, dalam perjalanan ke Basrah untuk berdagang bersama Abu Bakar, Nuaiman merasa lapar dan meminta makanan dari Suwaibith. Namun, Suwaibith menolak memberinya karena Abu Bakar sedang pergi. Merasa jengkel, Nuaiman pun merencanakan sesuatu yang konyol.

Nuaiman kemudian menjual "budak" kepada beberapa orang dengan harga murah, sambil mengatakan bahwa budak itu sering mengaku dirinya merdeka. Ketika calon pembeli datang, Nuaiman memperkenalkan Suwaibith sebagai "budak" yang dijual. Suwaibith terkejut dan berusaha menjelaskan bahwa dirinya adalah orang merdeka, namun calon pembeli tetap bersikeras dan percaya pada penjelasan Nuaiman.

Kejadian ini membuat Nabi Muhammad SAW tertawa terpingkal-pingkal ketika mendengarnya. Beliau bahkan mengatakan, "Nuaiman akan masuk surga sambil tertawa, karena ia sering membuatku tertawa." Meskipun Nuaiman sering kali membuat kesal, ia tetap dihormati sebagai salah satu sahabat yang berjasa dalam perjuangan Islam.

Kisah konyol Nuaiman mengingatkan kita bahwa di balik perjuangan dan pengorbanan yang besar, humor dan kelucuan juga memainkan peran penting dalam menciptakan ikatan yang lebih kuat antar sahabat dan dalam menghadapi kesulitan hidup.

(ak/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru