Di Balik Kasus BGN: Rapuhnya Sistem Merit Birokrasi
OlehM. Harry Mulya ZeinKASUS yang tengah menyeret pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak semestinya hanya dibaca sebagai persoalan hukum
OPINI
SUKABUMI – Jembatan yang nyaris putus di Sukabumi, menghubungkan dua kecamatan vital, Lengkong dan Jampang Tengah, kini menjadi sorotan utama masyarakat setempat. Warga, terutama pelajar, menanti-nantikan perbaikan mendesak demi keamanan akses mereka dalam beraktivitas sehari-hari.
Dalam sebuah video yang menjadi viral, empat pelajar Sekolah Dasar dengan tulus mengungkapkan keinginan mereka kepada Presiden Joko Widodo untuk membangun jembatan baru. Mereka menceritakan kisah haru tentang melewati jembatan yang miring dan tak aman setiap hari.
M. Agil Alfarizi, seorang siswa kelas 1 di SDN Cibadak, dengan suara lirihnya menggambarkan bagaimana ia harus bergelantungan setiap kali melewati jembatan tersebut. “Kalau sekolah suka lewat sini, jalannya (gelantungan), enggak takut. Setiap hari lewat sini, kalau hujan ya enggak sekolah,” ujarnya penuh dengan keberanian meski dengan terbata-bata.
Sementara itu, Putri, seorang siswi kelas 5 dari sekolah yang sama, menceritakan pengalamannya yang memilukan. “Lewat jembatan pegangan gelantungan. Sejak tanggal 15 Juli, takut jatuh, apalagi hujan datang air naik, kata orang tua jangan (sekolah) takut nanti enggak bisa pulang,” tuturnya dengan raut wajah prihatin.
Yayasan Jampang Peduli (Jampe), salah satu lembaga yang aktif dalam sosial kemanusiaan, turut merespons cepat kejadian ini. Herlan, seorang anggota Jampe, menjelaskan upaya mereka dalam melakukan asessment dan menghitung biaya perbaikan jembatan. “Kami sudah memiliki anggaran dari Jampe sebesar Rp 50 juta, namun kami masih membutuhkan tambahan dana sebesar Rp 40 juta untuk menyelesaikan perbaikan jembatan ini sepenuhnya,” ujarnya.
Warga setempat dan berbagai pihak dari kalangan relawan telah bergerak untuk menggalang dana demi memastikan jembatan ini segera diperbaiki. Campaign galang dana juga dilakukan di berbagai platform untuk mendapatkan dukungan lebih luas dari masyarakat.
Harapan akan Akses AmanKisah dramatis di balik jembatan miring Sukabumi memang menarik perhatian publik. Anak-anak yang dengan polosnya mengungkapkan harapan mereka untuk memiliki akses yang aman dan nyaman ke sekolah menjadi cermin dari tantangan nyata infrastruktur di daerah pedesaan.
Perbaikan jembatan ini tidak hanya akan meningkatkan keamanan warga lokal, tetapi juga memungkinkan generasi muda untuk mengejar mimpi mereka dengan lebih baik. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan dan memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sukabumi.
(N/014)
OlehM. Harry Mulya ZeinKASUS yang tengah menyeret pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak semestinya hanya dibaca sebagai persoalan hukum
OPINI
JAKARTA Bulan Muharram kembali menjadi penanda awal Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Selain termasuk salah satu bulan yang dimuliakan dala
AGAMA
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 kembali menjadi salah satu skema pembiayaan yang banyak diminati pelaku Usaha Mikro,
EKONOMI
JAKARTA Pasar ponsel pintar Samsung di Indonesia kembali bergerak dinamis memasuki pertengahan 2026. Sejumlah lini Galaxy, mulai dari ke
SAINS DAN TEKNOLOGI
TABANAN Pemerintah Kabupaten Tabanan menekankan pentingnya peran operator desa dalam memperkuat publikasi pembangunan berbasis data desa
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut untuk mempercepat pelaksa
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya memperkuat efektivitas pengelolaan pengaduan pelayanan publik sebagai ba
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja In
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi peluncuran film Samudera yang seluruh proses produksinya melibatkan talenta
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ribuan alat berat dari berbagai instansi dikerahkan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Ac
NASIONAL