'Ini Bukan Prestasi, Tapi Konsekuensi', Danyon Brimob Sumut Ungkap Alasan Pecat 10 Anggotanya
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
SUKABUMI – Jembatan yang nyaris putus di Sukabumi, menghubungkan dua kecamatan vital, Lengkong dan Jampang Tengah, kini menjadi sorotan utama masyarakat setempat. Warga, terutama pelajar, menanti-nantikan perbaikan mendesak demi keamanan akses mereka dalam beraktivitas sehari-hari.
Dalam sebuah video yang menjadi viral, empat pelajar Sekolah Dasar dengan tulus mengungkapkan keinginan mereka kepada Presiden Joko Widodo untuk membangun jembatan baru. Mereka menceritakan kisah haru tentang melewati jembatan yang miring dan tak aman setiap hari.
M. Agil Alfarizi, seorang siswa kelas 1 di SDN Cibadak, dengan suara lirihnya menggambarkan bagaimana ia harus bergelantungan setiap kali melewati jembatan tersebut. “Kalau sekolah suka lewat sini, jalannya (gelantungan), enggak takut. Setiap hari lewat sini, kalau hujan ya enggak sekolah,” ujarnya penuh dengan keberanian meski dengan terbata-bata.
Sementara itu, Putri, seorang siswi kelas 5 dari sekolah yang sama, menceritakan pengalamannya yang memilukan. “Lewat jembatan pegangan gelantungan. Sejak tanggal 15 Juli, takut jatuh, apalagi hujan datang air naik, kata orang tua jangan (sekolah) takut nanti enggak bisa pulang,” tuturnya dengan raut wajah prihatin.
Yayasan Jampang Peduli (Jampe), salah satu lembaga yang aktif dalam sosial kemanusiaan, turut merespons cepat kejadian ini. Herlan, seorang anggota Jampe, menjelaskan upaya mereka dalam melakukan asessment dan menghitung biaya perbaikan jembatan. “Kami sudah memiliki anggaran dari Jampe sebesar Rp 50 juta, namun kami masih membutuhkan tambahan dana sebesar Rp 40 juta untuk menyelesaikan perbaikan jembatan ini sepenuhnya,” ujarnya.
Warga setempat dan berbagai pihak dari kalangan relawan telah bergerak untuk menggalang dana demi memastikan jembatan ini segera diperbaiki. Campaign galang dana juga dilakukan di berbagai platform untuk mendapatkan dukungan lebih luas dari masyarakat.
Harapan akan Akses AmanKisah dramatis di balik jembatan miring Sukabumi memang menarik perhatian publik. Anak-anak yang dengan polosnya mengungkapkan harapan mereka untuk memiliki akses yang aman dan nyaman ke sekolah menjadi cermin dari tantangan nyata infrastruktur di daerah pedesaan.
Perbaikan jembatan ini tidak hanya akan meningkatkan keamanan warga lokal, tetapi juga memungkinkan generasi muda untuk mengejar mimpi mereka dengan lebih baik. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan dan memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sukabumi.
(N/014)
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menilai kedekatan pemerintah dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah penting untuk menjaga keamanan
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada para ulama, kiai dan santri atas kontribusi mereka dalam menjaga kemerd
NASIONAL
JAKARTA Komisi XI DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Keputusan tersebut diam
NASIONAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan memutar rekaman kamera pengawas atau CCTV dalam pemeriksaan perkara banding terdakwa David Chandra terk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berhasil melaksanakan operasi coiling aneurisma perdana pada pas
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mendukung percepatan pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melind
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara memperketat pemantauan harga dan pasokan pangan setelah harga daging ayam ras
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 5.654 atlet telah terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026. Ajang olahra
OLAHRAGA