BREAKING NEWS
Rabu, 14 Oktober 2026

Dari 'Jas Merah' Bung Karno ke 'Jas Hijau' Prabowo: Pesan Haru untuk Kiai Kampung yang Tak Pernah Masuk TV

- Kamis, 27 Agustus 2026 19:14 WIB
Dari 'Jas Merah' Bung Karno ke 'Jas Hijau' Prabowo: Pesan Haru untuk Kiai Kampung yang Tak Pernah Masuk TV
Presiden Prabowo Subianto, saat membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada para ulama, kiai dan santri atas kontribusi mereka dalam menjaga kemerdekaan serta kehidupan masyarakat Indonesia. Pesan itu disampaikan Prabowo saat membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo memperkenalkan istilah "Jas Hijau" sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para ulama. Istilah tersebut ia kaitkan dengan ungkapan "Jas Merah" yang dikenal sebagai pesan untuk tidak melupakan sejarah.

"Kalau tidak salah Bung Karno ya mengatakan Jas Merah jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Saya ingin menyampaikan Jas Hijau: jangan sekali-sekali melupakan jasa ulama," kata Prabowo yang disambut tepuk tangan warga NU.

Baca Juga:

Menurut Prabowo, kontribusi ulama dalam perjalanan bangsa tidak boleh dilupakan. Ia menyinggung perjuangan mempertahankan kemerdekaan setelah Proklamasi 17 Agustus 1945.

Prabowo mengatakan kemerdekaan memang diproklamasikan di Jakarta. Namun, ujian terhadap kemerdekaan tersebut kemudian terjadi dalam pertempuran di Surabaya pada Oktober hingga November 1945.

Ia menilai para ulama, kiai dan santri memiliki peran besar dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan Indonesia pada masa tersebut.

Selain mengapresiasi para ulama yang dikenal luas, Prabowo secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para kiai kampung. Menurutnya, banyak dari mereka bekerja menjaga masyarakat tanpa mendapatkan sorotan luas.

"Terima kasih kepada semua ulama yang terkenal maupun kiai-kiai kampung yang mungkin namanya tidak pernah masuk televisi tapi setiap hari menjaga akhlak anak-anak kita menjaga kerukunan umat dan kerukunan antar umat menjaga kedamaian di desa dan mendoakan bangsa tanpa meminta apa pun kepada negara," ujar Prabowo.

Prabowo menilai peran para kiai kampung sangat penting dalam menjaga kerukunan, kedamaian dan akhlak masyarakat di tingkat akar rumput.

Ia kemudian kembali menyampaikan penghormatannya kepada seluruh ulama yang selama ini berkontribusi bagi bangsa dan negara.

"Terima kasih hormat saya kepada para ulama semuanya," tuturnya.

Muktamar ke-35 NU digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, mulai 27 hingga 30 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi momentum bagi NU untuk membahas berbagai agenda organisasi dan menentukan kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk periode mendatang.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Menyangka Ada Prosesi Injak Kepala Kerbau Saat Penerimaan Gelar Adat di Lampung, Jokowi: Wah Ini Nanti Ramai Ini
UNIFIL Gelar Upacara Kenang Kopda Rico, Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan
Upacara Kehormatan Terakhir Mantan Menhan Juwono Sudarsono, Pelepasan Dipimpin Wakil Menhan
OTT KPK Menjerat Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, PAN Langsung Bertindak
Isfahan Berkabung: Ribuan Warga Iran Beri Penghormatan Terakhir untuk Khamenei
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru