KPK Sita Uang Rp3,3 Miliar, Emas, dan Kripto dalam OTT Kasus Dugaan Korupsi BNPB
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai sekitar Rp3,3 miliar, emas seberat ratusan gram, hingga aset kripto da
HUKUM DAN KRIMINAL
JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menilai kedekatan pemerintah dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah penting untuk menjaga keamanan sekaligus mendorong kebangkitan bangsa. Hal itu disampaikan Prabowo saat membuka Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).
Prabowo menyebut NU dan Muhammadiyah sebagai dua organisasi kemasyarakatan Islam yang memiliki peran besar dalam kehidupan bangsa. Menurutnya, pemerintah atau umaro perlu menjaga hubungan yang dekat dengan keduanya.
"Yang disampaikan oleh Gus Yahya itu sangat benar, juga oleh Kyai Hasib. Kalau bangsa ini mau bangkit dan mau aman, pemerintah, umaro harus selalu dekat dengan Nahdlatul Ulama dan juga Muhammadiyah," kata Prabowo dalam pidatonya.Baca Juga:
Prabowo mengatakan NU selama ini selalu hadir dalam berbagai momentum penting, termasuk ketika bangsa Indonesia menghadapi krisis.
"Nahdlatul Ulama selalu hadir dan Nahdlatul Ulama yang menentukan stabilitas keamanan perdamaian dan masa depan bangsa Indonesia," ujarnya.
Menurut Prabowo, keberadaan NU dan Muhammadiyah tidak hanya penting dari sisi keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan sosial yang menopang kehidupan bangsa.
Ia menyebut kedua organisasi tersebut sebagai aset bangsa yang sangat besar. Prabowo bahkan mengakui dukungan NU dan Muhammadiyah menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan politiknya hingga menjadi Presiden RI.
"Jadi, kalau saya sebagai presiden mandataris dari rakyat ya jelas tanpa dukungan NU dan Muhammadiyah tidak mungkin saya jadi mandataris dari rakyat," tegasnya.
Prabowo juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran kedua organisasi tersebut. Ia mengatakan pemerintah akan terus berupaya memberdayakan NU, pesantren-pesantren di bawah naungan NU, serta Muhammadiyah.
"Dan saya tidak ragu-ragu saya berpikir terus bagaimana saya membesarkan memperkuat memberdayakan Nahdlatul Ulama pesantren-pesantren Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah," kata Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan peserta Muktamar ke-35 NU yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi agenda penting NU untuk membahas berbagai persoalan organisasi dan kepemimpinan lima tahun ke depan.
Kehadiran Presiden dalam pembukaan Muktamar ke-35 NU juga menjadi momentum penegasan hubungan pemerintah dengan organisasi keagamaan yang memiliki jaringan luas di tengah masyarakat.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai sekitar Rp3,3 miliar, emas seberat ratusan gram, hingga aset kripto da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Denny Indrayana bersama perwakilan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Partai Ummat, dan Forum Purnawirawan Perwira (FPP)
HUKUM DAN KRIMINAL
KONAWE SELATAN Sebanyak 63 siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, didu
PERISTIWA
LANGKAT Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba di Dusun Ampera
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan tidak menahan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Benc
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penyalahgunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa
HUKUM DAN KRIMINAL
TOBA Kawasan Danau Toba di Sumatera Utara diselimuti kabut asap pada Rabu, 14 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik
PARIWISATA
SERDANG BEDAGAI Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu angkutan umum dan dua truk terjadi di Jalan Lintas MedanTebing Tinggi, tepat
PERISTIWA
YOGYAKARTA Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM seDIY) mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
POLITIK