Bupati Batu Bara Tinjau Langsung Banjir di Gambus Laut
BATU BARA Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap masyarakat yang terdampak banjir, Bupati Batu Bara Dr. H. Baha
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Suara riuh demonstrasi kembali menggema di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat pada Rabu (17/7/2024), yang dipicu oleh tuntutan untuk mencabut Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dan menolak Permendag Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. Massa yang mayoritas terdiri dari buruh yang dikoordinir oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh, menggelar unjuk rasa serentak di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Semarang, Surabaya, Batam, Medan, Pekanbaru, Banda Aceh, Gorontalo, Banjarmasin, hingga Makassar.
Aksi ini mempengaruhi arus lalu lintas di sekitar area Istana Negara, dengan pengalihan arus kendaraan yang menuju Jalan Medan Merdeka Barat dilaporkan oleh Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya. Para demonstran menyerukan perubahan dalam kebijakan ketenagakerjaan yang dinilai merugikan pekerja, seperti penghapusan outsourcing, penolakan terhadap upah murah, dan perubahan aturan PHK yang dipermudah.
Said Iqbal, Presiden KSPI yang juga Presiden Partai Buruh, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari upaya untuk melakukan judicial review terhadap UU Ciptaker di Mahkamah Konstitusi. “Ada sembilan alasan kuat mengapa buruh menuntut perubahan, termasuk kembalinya konsep upah minimum menjadi upah murah yang mengancam kesejahteraan buruh,” ungkapnya.
Kegiatan demonstrasi juga diwarnai dengan seruan untuk mengawasi ketat jumlah tenaga kerja asing yang masuk tanpa pengawasan yang ketat, serta kekhawatiran akan hilangnya sanksi pidana bagi pelanggaran hak-hak buruh. Para peserta aksi berkomitmen untuk terus mendesak perubahan kebijakan yang lebih adil dan melindungi hak-hak pekerja di Indonesia.
Dengan demikian, demo ini tidak hanya menjadi wujud protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan pekerja, tetapi juga sebagai bentuk konsolidasi perlawanan dari berbagai elemen masyarakat sipil terhadap dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh implementasi UU Ciptaker dan kebijakan impor terbaru.
(N/014)
BATU BARA Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap masyarakat yang terdampak banjir, Bupati Batu Bara Dr. H. Baha
PEMERINTAHAN
MEDAN Seorang pria bernama Abdillah Syahputra (23) diamankan polisi setelah diduga mencuri mesin pompa air di rumah anggota TNI di Kecamat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) akan menggelar aksi simbolik secara serentak di 30 dae
NASIONAL
PANDEGLANG Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sun
NASIONAL
AGAM Sudah sepekan kasus dugaan keracunan pangan yang melibatkan 344 warga di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terjadi.
KESEHATAN
MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polrestabes Medan terkait kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Labkes Sumut) mengungkap tiga jenis bakteri yang ditemukan dalam sampel makanan Maka
KESEHATAN
BATU BARA Dalam rangka mendukung program nasional ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyar
NASIONAL
JAKARTA Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri mengungkap sejumlah temuan dari hasil monitoring dan analisis te
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mempertanyakan langkah konkret Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam menekan k
NASIONAL