BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Alasan PKB Lebih Pilih Bobby Dibanding Edy di Pilgub Sumut

BITVonline.com - Rabu, 10 Juli 2024 06:44 WIB
Alasan PKB Lebih Pilih Bobby Dibanding Edy di Pilgub Sumut
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMUT -Dalam perhelatan politik Sumatera Utara yang semakin memanas menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengumumkan dukungannya terhadap Wali Kota Medan, Bobby Nasution, untuk maju sebagai calon gubernur. Keputusan ini disampaikan sebagai tindak lanjut dari pertimbangan strategis partai untuk memenangkan Pilgub Sumut, sebagaimana yang diungkapkan oleh Bendahara DPW PKB Sumut, Zeira Salim Ritonga.

“Alasan PKB memilih Bobby adalah soal peluang menang lebih tinggi,” ungkap Zeira dalam pernyataannya. Bobby Nasution dinilai memiliki pengalaman yang cukup sebagai seorang pemimpin, terutama karena pengabdiannya sebagai Wali Kota Medan yang mendapat apresiasi positif dari masyarakat. “Kemudian berpengalaman, masih muda itu dia, ini yang sifatnya secara pengalaman kan beliau ini pernah jadi wali kota, (bahkan) sampai sekarang. Dan masyarakat pun mayoritas masih senang dengan kerjanya di Kota Medan,” tambah Zeira.

Meskipun demikian, keputusan PKB untuk tidak memilih Edy Rahmayadi, mantan Gubernur Sumut yang juga telah bergabung dengan partai tersebut sejak Pilpres lalu, mencerminkan dinamika politik yang kompleks. Zeira mengakui bahwa Edy Rahmayadi memiliki rekam jejak yang baik selama lima tahun memimpin Sumatera Utara, namun dalam konteks Pilgub, PKB harus membuat pilihan strategis.

“Iya ya memang Pak Edy juga berpengalaman lima tahun (sebagai gubernur), baik, bagus, kerjanya memang baik. Cuma kan enggak bisa dua-duanya kita ajukan sebagai calon gubernur kan. Harus ada pilihan satu, itu saja,” jelas Zeira.

Edy Rahmayadi sendiri telah melakukan langkah-langkah awal untuk mendaftar ke PKB dan beberapa partai lainnya pada bulan Mei tahun ini, namun hingga saat ini belum ada partai lain yang menyatakan dukungan resmi terhadapnya.

Dengan keputusan PKB ini, Pilgub Sumut 2024 semakin menarik untuk diikuti, karena akan menjadi panggung pertarungan politik antara dua tokoh yang memiliki basis dan dukungan yang kuat di Sumatera Utara. Sementara Bobby Nasution dikenal dengan karismanya sebagai pemimpin muda yang dinamis, Edy Rahmayadi mengusung pengalaman dan rekam jejaknya yang telah teruji dalam kepemimpinan daerah.

Tantangan besar menanti kedua calon ini dalam menghadapi dinamika politik dan ekspektasi masyarakat Sumut yang semakin tinggi. Bagi PKB, dukungan terhadap Bobby Nasution menjadi langkah strategis untuk meraih kemenangan, sementara bagi Edy Rahmayadi, tantangan untuk mengumpulkan dukungan lintas partai dan memenangkan hati pemilih tetap menjadi fokus utama dalam perjalanan politiknya menuju Pilgub Sumut 2024.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru