Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
JAKARTA -Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi saksi dalam sidang yang mempertanyakan peran organisasi masyarakat (ormas) dalam konteks pemilihan kepala daerah. Pertanyaan mendasar muncul saat Hakim Konstitusi Daniel Yusmic Foekh mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi benturan antara ormas yang mendukung bakal calon kepala daerah dengan peran yang sudah mapan dimiliki oleh partai politik (parpol).
Dalam sidang pengujian materiil terhadap Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, yang digelar pada Selasa (2/2024), Daniel Yusmic Foekh mengajukan pertanyaan tajam: “Kenapa mereka perlu? Apakah tidak akan menimbulkan benturan baru dengan parpol yang betul-betul memiliki fungsi dalam rangka untuk rekrutmen kepemimpinan nasional dan sebagainya?”
Perdebatan ini mencuat karena tiga pemohon, Ahmad Farisi, Ahmad Fahrur Rozi, dan Abdul Hakim—seorang peneliti, mahasiswa hukum, dan advokat—mengajukan permohonan agar bakal calon kepala daerah dapat maju melalui dukungan ormas, bukan hanya melalui jalur parpol seperti yang berlaku saat ini.
Para pemohon berpendapat bahwa ormas sebagai pelaku sosial harus diberi ruang untuk menjadi subjek politik, yang mampu mengajukan calon perseorangan tanpa melalui kendali parpol. Mereka menyuarakan keinginan untuk memposisikan ormas sebagai “political engineer” yang turut serta dalam proses politik elektoral, bukan sekadar sebagai “social engineering” yang hanya menjadi objek penilai dan pemilih dalam pilkada.
Namun, Daniel Yusmic Foekh menunjukkan kehati-hatian dalam mendukung permohonan ini. Ia menyoroti implikasi filosofis, sosiologis, dan yuridis dari pengaturan yang diminta oleh para pemohon. “Kalau untuk ormas, untuk perkumpulan, atau komunitas sosial, tujuannya apa? Kalau dia hanya social engineering, kemudian para pemohon menghendaki untuk dia political engineer, apakah tidak menyalahi fatsun atau keberadaan dari ormas ini,” tegasnya.
Selain itu, hakim konstitusi juga mengingatkan para pemohon untuk meyakinkan MK tentang konsistensi dan keberhasilan konsekuensi yang dapat timbul dari perubahan yang mereka ajukan. “Jangan sampai menimbulkan persoalan baru dengan keinginan dari para pemohon,” ungkapnya dengan tegas.
Sidang ini tidak hanya mempertanyakan urgensi perubahan terhadap peran ormas dalam proses politik, tetapi juga mencerminkan kompleksitas dalam menjaga keseimbangan antara aspirasi demokratis dan stabilitas politik yang dijamin oleh sistem partai politik yang ada.
Pihak-pihak yang terlibat dalam sidang ini berharap agar MK dapat mengambil keputusan yang bijaksana, mempertimbangkan segala aspek secara menyeluruh untuk menghindari konflik baru dalam sistem politik nasional. Isu ini tidak hanya mengundang perhatian publik, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam pembahasan reformasi politik di Indonesia.
(N/014)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA