Wakil Bupati Asahan Pimpin Rakorpem, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Persiapan Pilkades
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Juli Tahun 2026 yang berlangsun
PEMERINTAHAN
BITVONLINE.COM -Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatera Barat berhasil melepasliarkan harimau sumatera bernama Puti Malabin di Rimbang Baling, Sumatera Barat. Tindakan ini dilakukan setelah harimau tersebut dievakuasi akibat interaksi negatif dengan masyarakat di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.
Puti Malabin, yang dievakuasi pada 4 Februari 2024 dengan menggunakan kandang jebak di Nagari Binjai, telah menjalani observasi intensif di Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi sebelum akhirnya diputuskan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya. Proses pelepasliaran ini melibatkan kajian lokasi yang teliti oleh Balai KSDA Sumatera Barat bersama dengan COP (Conservation Outreach Program) dan Yayasan SINTAS INDONESIA.
Lugi Hartanto, Kepala Balai KSDA Sumatera Barat, menjelaskan bahwa kajian tersebut mencakup penilaian cepat lokasi pelepasliaran, pengecekan langsung terhadap kesesuaian habitat asli harimau sumatera, serta evaluasi terhadap ketersediaan pakan dan daya dukung populasi harimau sumatera di Rimbang Baling. Hasil kajian tersebut menetapkan bahwa Rimbang Baling memenuhi kriteria sebagai tempat yang cocok untuk pelepasliaran Puti Malabin.
Proses pelepasliaran dilakukan dengan dukungan transportasi udara yang disediakan oleh TNI AU Riau dan TNI AU Sumatera Barat, menunjukkan kolaborasi antarinstansi yang solid dalam upaya konservasi satwa liar. Lugi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pelepasliaran, serta menegaskan bahwa tim gabungan akan melakukan pengawasan intensif terhadap Puti Malabin selama satu bulan ke depan setelah pelepasliaran.
Keberhasilan pelepasliaran Puti Malabin menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian harimau sumatera, yang terus menghadapi ancaman habitat dan perburuan ilegal. Harimau sumatera merupakan spesies yang terancam punah dan keberadaannya di alam liar semakin terancam akibat fragmentasi habitat dan konflik dengan manusia.
Melalui langkah-langkah konservasi seperti ini, diharapkan dapat terus mendukung upaya pemulihan populasi harimau sumatera dan memastikan keberlanjutan ekosistem hutan Sumatera yang kaya akan biodiversitas. Publik diajak untuk turut serta dalam mendukung pelestarian satwa liar dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keberadaan harimau sumatera dan habitatnya.
(N/014)
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Juli Tahun 2026 yang berlangsun
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Asa
OLAHRAGA
ASAHAN Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Dermaga Gudang 104 Pelabuhan Ujung Baru Belawan, Senin (20/7/2026) pagi. Ratusan pr
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., menyam
PEMERINTAHAN
BINJAI Pimpinan DPRD Kota Binjai menerima kunjungan kerja dan silaturahmi Kapolres Binjai yang baru AKBP R. Bimo Moernanda, S.H., S.I.K.
NASIONAL
BANDA ACEH Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Barat Daya (HIPELMABDYA) memberikan penilaian positif terhadap satu tahun kepemimpinan Bupati
NASIONAL
BANDA ACEH Amil Relawan Baitul Mal Aceh (BMA) Sayed Muhammad Husen memaparkan lima strategi untuk mengoptimalkan penggalangan dana zakat
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menyebut terdakwa Enda Simakasura Ketaren memiliki peran
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima audiensi Pengurus Daerah Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Aceh di Ruang Kerj
NASIONAL
BANDA ACEH Polresta Banda Aceh memperketat pengawasan internal terhadap anggotanya dengan menggelar tes urine secara acak, pemeriksaan t
NASIONAL