OJK Blokir 33.836 Rekening Judi Online, Upaya Berantas Transaksi Ilegal Terus Diperkuat
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya pemberantasan judi online dengan meminta perbankan memblokir puluhan ribu re
NASIONAL
JAKARTA -Pemerintah dan DPR RI telah melakukan beberapa kali pembahasan terkait rancangan awal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Rencana ini menjadi bagian dari agenda pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Namun, dalam pembahasan tersebut, rencana Prabowo untuk membentuk Badan Penerimaan Negara (BPN) belum disinggung.
Absennya pembahasan mengenai BPN ini menjadi perhatian, terutama setelah disinggung oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dolfie O.F.P, dalam rapat kerja dengan Kementerian Keuangan. Dolfie menyoroti pentingnya mencari solusi untuk meningkatkan tax ratio yang saat ini masih mentok di angka 10%.
Meskipun visi-misi Prabowo menargetkan tax ratio hingga mencapai 23%, pemerintah mengungkapkan bahwa saat ini tax ratio di Indonesia baru mencapai 10,29%. Ini memunculkan pertanyaan mengenai langkah konkret yang akan diambil pemerintah untuk meningkatkan tax ratio menjadi 12%, 15%, atau bahkan 23%.
Rencana pembentukan BPN telah menjadi bagian dari visi-misi Prabowo-Gibran sejak masa kampanye. Mereka meyakini bahwa pembentukan BPN dapat mendorong peningkatan rasio perpajakan RI yang selama ini terbatas di angka 10%. Namun, dalam jawaban atas pandangan fraksi terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), pemerintah justru menyatakan bahwa BPN belum diperlukan.
Rencana pembentukan BPN ini kemudian masuk dalam Rancangan Awal Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025. Namun, dalam pembahasan rancangan APBN 2025, pembahasan mengenai pembentukan BPN masih minim. Bahkan, ketika ditanya mengenai progres pembahasan BPN di tahun 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani memilih untuk tidak memberikan jawaban, sedangkan Direktur Jenderal Bea Cukai Askolani mengaku belum mengetahuinya.
Dengan kompleksitas dan relevansi isu ini dalam konteks perencanaan keuangan negara, penting bagi pemerintah dan DPR RI untuk mengklarifikasi langkah-langkah yang akan diambil dalam meningkatkan rasio perpajakan dan implikasi dari absennya pembahasan mengenai pembentukan BPN dalam rencana APBN 2025.
(N/014)
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya pemberantasan judi online dengan meminta perbankan memblokir puluhan ribu re
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat upaya peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) dalam neger
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali membantah kabar yang menyebut dirinya akan mundur dari jabatan Bendahara
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mengaku pihaknya tidak pernah menerima laporan maupun informasi terkait pengadaan baran
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif putusan Pengadilan Tinggi Singapura yang menolak gugatan Paulus Tannos terk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 30 Tahun 2026 tentang Pengesahan International
NASIONAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dalam laga FIFA Matchday 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),
OLAHRAGA
BANDA ACEH Satresnarkoba Polresta Banda Aceh mengungkap 38 kasus peredaran narkotika sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dalam periode te
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan negara atas sumber daya alam melalui langkah tegas penertiban kawasan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap aman meski mengalami
EKONOMI