Pelayanan Publik Medan Kini Lebih Cepat dan Bersih, Ini Tiga Gebrakan Rico Waas di 2026
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyoroti masalah serius yang tengah dihadapi oleh generasi Z di Indonesia, terutama terkait tingginya tingkat pengangguran. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa hampir 10 juta generasi Z mengalami situasi yang dikenal dengan NEET (Not in Employment, Education or Training), yang artinya mereka tidak sekolah, tidak bekerja, atau tidak mengikuti pelatihan.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Banggar, Said Abdullah, dalam rapat bersama Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada Selasa (4/6/2024). Menurut Said, data BPS menunjukkan bahwa dari total 44,4 juta penduduk Indonesia usia 15 sampai 24 tahun pada Agustus 2023, sekitar 22,5% atau sekitar 9,8 juta di antaranya masuk ke dalam kategori NEET.
Porsi pengangguran di Indonesia pada tahun 2022 didominasi oleh lulusan SMA dan SMK, masing-masing sebesar 8,5% dan 9,4%. Said menjelaskan bahwa kelompok lulusan SMP ke bawah cenderung terserap sebagai tenaga kerja kasar di sektor informal dengan upah rendah. Sementara itu, lulusan perguruan tinggi cenderung masuk ke sektor formal. Namun, lulusan SMA dan SMK sering kali tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan juga kesulitan mendapatkan pekerjaan.
BPS melaporkan bahwa pada tahun 2023, terdapat sekitar 9,9 juta penduduk usia muda (15-24 tahun) yang masuk dalam kategori NEET di Indonesia. Mayoritas dari mereka adalah generasi Z, yang seharusnya berada dalam masa produktif. Generasi Z merupakan mereka yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, dengan usia saat ini berkisar antara 12 hingga 27 tahun.
Data menunjukkan bahwa persentase penduduk usia 15-24 tahun yang berstatus NEET mencapai 22,25% dari total penduduk usia 15-24 tahun secara nasional. BPS mendefinisikan NEET sebagai penduduk usia 15-24 tahun yang berada di luar sistem pendidikan, tidak bekerja, dan tidak mengikuti pelatihan. Hal ini menunjukkan adanya potensi tenaga kerja yang tidak termanfaatkan dengan baik.
Beberapa alasan yang membuat anak muda masuk ke dalam kategori NEET antara lain putus asa, disabilitas, kurangnya akses transportasi dan pendidikan, keterbatasan finansial, serta kewajiban rumah tangga. Keterlibatan perempuan muda dalam kegiatan domestik seperti memasak dan membersihkan rumah juga menjadi salah satu faktor yang menghambat mereka untuk melanjutkan sekolah atau mendapatkan keterampilan kerja.
Terkait dengan temuan ini, Banggar DPR RI berkomitmen untuk mencari solusi yang tepat guna mengatasi masalah pengangguran generasi Z di Indonesia, sehingga mereka dapat lebih produktif dan berkontribusi dalam pembangunan negara.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan
PEMERINTAHAN
BOGOR Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Bogor resmi membuka Bogor ICMI Islamic Festival (BiiFest) 2026 p
NASIONAL
BANDA ACEH Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menangkap seorang petani asal Aceh Tengah berinisial AW (58) yang diduga membawa 50 kil
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat layanan sosial dan penanganan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan pentingnya peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) 2025 tidak hanya menda
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan langkah tegas pembenahan total PUD Pembangunan Kota Medan dengan mempriorita
PEMERINTAHAN
PEMATANGSIANTAR Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memastikan tidak terdapat konflik kepentingan terkait pembelian tanah di Jalan C
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan pemilik po
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Tulisan I Gusti Putu Artha terkait polemik BPJS PBI di Denpasar menimbulkan pertanyaan publik apakah ini analisis independen a
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menegaskan posisinya sebagai subholding unggulan dalam efisiensi operasional di lingkungan Per
EKONOMI