Detik-detik Perahu Terbalik di Perairan Kukar: Tim Pertamina Gercep Selamatkan Warga Nyaris Tenggelam
KUTAI KARTANEGARA Seorang warga nyaris tenggelam setelah perahu ketinting yang ditumpanginya terbalik di perairan TM28 area GTS4, Kutai
PERISTIWA
BITVONLINE.COM -Setiap tahun, momentum May Day atau Hari Buruh Sedunia tidak hanya menjadi momen peringatan semata, tetapi juga panggung bagi suara para buruh, terutama buruh perempuan, untuk diperdengarkan. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari jaringan kehidupan sosial dan ekonomi, keberadaan buruh perempuan menjadi sorotan penting dalam perjuangan mendorong pemenuhan hak dan kesejahteraan mereka.
Dalam menghadapi May Day tahun ini, Kabid Politik Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Jumisih, menyampaikan pandangan yang tak kalah penting. Ia menyoroti kondisi buruh Indonesia, khususnya buruh perempuan, yang tengah berada dalam situasi yang “tidak aman, tidak sehat, dan tidak selamat.” Hal ini menjadi cerminan dari serangkaian tantangan yang dihadapi oleh buruh perempuan dalam dunia kerja.
Salah satu isu yang menjadi fokus perbincangan adalah pemberlakuan sistem hubungan kerja informal. Dalam konteks ini, adanya ketidakpastian dalam hubungan kerja semakin merajalela. Keputusan pemerintah yang melegitimasi adanya sistem ini, terutama melalui undang-undang cipta kerja, menimbulkan dampak yang signifikan bagi buruh perempuan. Jumisih menegaskan bahwa hal ini semakin memperburuk kondisi mereka.
Namun, isu tersebut tidak berdiri sendiri. Ketidakpastian hubungan kerja juga turut menjadi sorotan. Buruh perempuan seringkali dihadapkan pada situasi status kerja yang tidak pasti, outsourcing, hingga pemagangan. Hal ini tidak hanya berdampak pada kepastian penghasilan, tetapi juga sulitnya untuk berserikat dan melakukan advokasi terhadap kasus-kasus yang mereka hadapi sehari-hari.
Di samping itu, akses terhadap jaminan sosial juga menjadi persoalan serius. Buruh perempuan yang sulit berserikat juga mengalami kesulitan dalam mengakses jaminan sosial yang layak. Upah yang terbilang kecil tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup, terlebih bagi mereka yang menjadi tulang punggung keluarga. Situasi ini diperparah dengan jam kerja panjang yang mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
Dalam menyambut May Day tahun ini, panggilan untuk mendengarkan suara buruh perempuan semakin mendesak. Perjuangan untuk pemenuhan hak, kepastian kerja, kesehatan, dan kesejahteraan harus menjadi fokus bersama. May Day bukan hanya peringatan, tetapi juga panggilan aksi untuk mewujudkan lingkungan kerja yang adil, aman, dan sejahtera bagi semua buruh, termasuk buruh perempuan yang sering kali menjadi garda terdepan dalam perjuangan hak mereka.
(N/014)
KUTAI KARTANEGARA Seorang warga nyaris tenggelam setelah perahu ketinting yang ditumpanginya terbalik di perairan TM28 area GTS4, Kutai
PERISTIWA
DELI SERDANG DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara menyalurkan tali asih kepada 59 siswa yang terdampak dugaan gangguan kesehatan setelah meng
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan bekerja lebih agresif, terukur dan bero
PEMERINTAHAN
MEDAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua mantan bupati di Sumatera Utara terkait pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwalkan ulang pemeriksaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai saksi dalam kasus duga
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh memperkuat penegakan hukum terhadap berbagai tindak pidana di sektor jasa keuangan. Komitmen tersebut disampaikan Ir
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menyebut DPR memiliki opsi menggunakan pansus dan/atau hak a
POLITIK
JAKARTA Partai Golkar menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka men
NASIONAL
BATU BARA Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Batu Bara menggelar rapat untuk membahas dan menyusun jadwal berbagai kegiatan DPRD K
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) merilis gambaran kesejahteraan masyarakat Indonesia pada 2026 yang mencakup berbagai aspek kehidupan,
NASIONAL