BREAKING NEWS
Minggu, 22 Februari 2026

Longsor di Jalan Alternatif Langkat-Karo, Ancaman dan Kewaspadaan di Daerah Perbukitan

BITVonline.com - Sabtu, 27 April 2024 12:00 WIB
Longsor di Jalan Alternatif Langkat-Karo, Ancaman dan Kewaspadaan di Daerah Perbukitan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LANGKAT -Sabtu (27/4/2024) sore, daerah perbukitan Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menjadi sorotan akibat longsor yang menutupi jalan alternatif menuju Kabupaten Karo, tepatnya di Tugu Kuliki. Meski sebagian ruas jalan sudah bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat, pengendara tetap diimbau untuk berhati-hati mengingat kondisi masih berbahaya.

Material longsor yang meliputi tanah, batu, dan kayu berukuran besar menimpa jalan alternatif tersebut, mengakibatkan pembersihan sementara terhenti karena curah hujan yang tinggi dan berkabut. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan kendaraan, peringatan tetap disampaikan kepada masyarakat agar tetap waspada saat melintasi daerah tersebut.

Menurut keterangan personel Satuan Lalu Lintas Polres Binjai, curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama dalam penundaan pembersihan material longsor. Meski begitu, mereka terus memantau situasi dan memberikan imbauan kepada pengendara untuk menghindari daerah rawan longsor saat ini.

Sebelumnya, pada Kamis (25/4/2024), longsor terjadi di kawasan perbukitan tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa atau kerusakan kendaraan yang signifikan. Meski arus lalu lintas di jalan alternatif tidak terlalu padat, namun akses jalan yang sempat terhambat menunjukkan pentingnya kewaspadaan di daerah rawan bencana alam seperti longsor.

Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah, menjelaskan bahwa imbauan telah diberikan oleh pihak kepolisian kepada pengendara sejak kejadian longsor terjadi. Material longsor yang menutupi jalan alternatif menggambarkan potensi bahaya yang dapat timbul di daerah perbukitan tersebut.

Saat ini, pembersihan material longsor telah dihentikan sementara akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung. Namun, pihak berwenang terus memantau situasi dan memberikan peringatan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi daerah tersebut.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru